Scroll To Top
News Trending
Diberdayakan oleh Blogger.

Browsing "Older Posts"

Cerita Dewasa Guru Seksi Yang Menggoda

Selasa, 13 Maret 2018 / No Comments
Pelangi QQ - Namaku SM dan sekarang umurku baru 18 tahun, dan perawakanku tinggi 170 cm dan kulitku sawo matang, sedangkan mataku berwarna coklat, dan kisah yang aku ceritakan ini adalah kisah nyata sekaligus pengalaman hidupku. Tahun 2015 yang lalu… Saat ini aku sekolah di salah satu SMK yang ada di tanjung pinang (kepulauan riau).
Sekolahku letaknya jauh di luar kota (kira2 20 km dari kota tempat tinggalku), dan sehari-hari aku pergi menggunakan bus jemputan sekolahku, dan dari sinilah kisahku bermula. Pada suatu siang saat di sekolahan aku dan teman-teman sedang istirahat dikantin sekolah dan sambil bercanda ria, dan saat itu pula ada guruku (berjilbab) sedang makan bersama kami, pada saat itu pula aku merasa sering di lirik oleh ibu itu (panggil saja Rini), bu Rini badannya langsing cenderung agak kurus, matanya besar, mulutnya sedikit lebar dan bibirnya tipis, payudaranya kelihatan agak besar,

sedangkan pantatnya padat dan seksi, bu Rini adalah guru kelasku yang mengajar mata pelajaran bahasa inggris, dan dalam hal pelajarannya aku selalu di puji olehnya karena nilaiku selalu mendapat 8 Saat didalam pelajaran sedang berlangsung bu Rini sering melirik nakal ke arahku dan terkadang dia sering mengeluarkan lidahnya sambil menjilati bibirnya, dan terkadang dia suka meletakkan jari tangannya di selangkangannya dan sambil meraba di daerah sekitar vaginanya. Dan terkadang saya selalu salah tingkah di buatnya (maklum masih perjaka!!!!), dan kelakuannya hanya aku saja yang tahu.

Saat istirahat tiba aku di panggil ke kantor oleh ibu guru itu, dan saat itu aku di suruh mengikutinya dari belakang. Jarak kami terlalu dekat sehingga saat aku berjalan terlalu cepat sampai-sampai tangan ibu Rini tersentuh penisku (karena bu Rini kalau berjalan sering melenggangkan tangannya) yang saat itu sedang tegang akibat tingkahnya di kalas. Namun reaksi ibu Rini hanya tersenyum dan wajahnya sedikit memerah.

Sampai saat aku pulang menaiki bus jemputan kami…Aku dan temanku duduk paling belakang, sedangkan bu Rini duduk di kursi deretan paling depan. Saat semua teman-temanku sudah turun semua (saat itu tinggal aku bu Rini dan supirnya) bu Rini melirik nakal ke arahku, dan tiba tiba ia langsung pindah duduknya di sebelahku dia duduk paling pojok dekat dinding), dan dia menyuruhku pindah di sebelahnya, dan aku pun menanggapi ajakannya.

Saat itu dia meminjan handphone aku, katanya dia mau beli hp yang mirip punyaku entah alasan atau apalah… Saat dia memegang hp ku tiba-tiba hp ku berbunyi, dan deringan hp ku saat itu berbunyi desahan wanita saat di kentot. aaaahhhhh… ahhhhshhhhshshh… oooooo… oooooohhhhhh dan seterusnya ternyata temanku yang menelepon. Tanpa basa basi bu Rini bilang “apa ngga ada yang lebih hot, ibu mau dong”. dengan nada berbisik.

Yang membuatku nafsu. “jangan malu-malu tunjukin aja ama ibu… ” Saat itu kupasang ear phone dan langsung aku perlihatkan rekaman videoo yang ku dapat dari temanku.Tanpa aku sadari bu Rini meraba kontolku yang saat itu sedang tegang-tegangnya, dan dia terkejut, “wooow besar sekali anumu… ” Padahal aku punya ngga gede-gede amat, panjangnya 15 cm dan diameternya 2.3 cm aja yaaa standart lahhhh… Dan terjadilah percakapan antara aku dan bu Rini:

Saat itu dia berbisik padaku “aku masih perawan looo… ” di iringi dengan desahan. Lalu jawabku “oh yaaa, saya juga masih perjaka bu… ” bu Rini: jadi klo gitu kita pertemukan saja antara perjaka dan perawan, pasti nikmat… (tanpa basa basi lagi) lalu jawabku malu aku: “ngga ah bu , saya ngga berani!!” bu \Rini: “ayolah… (dengan nada memelas)” aku: “tapi di mana bu? (tanyaku!)” bu Rini: “di hotel aja biar aman” aku: “tapi aku ngga punya uang bu” bu Rini : “ngga apa-apa ibu yang bayarin!!!”Dan saat tiba di kamar hotel ibu itupun langsung beraksi tanpa basa basi lagi.

ia melucuti bajunya satu persatu sambil di iringi dengan desahan… yang pertama ia lepaskan adalah jilbab yang menutupi kepalanya, lalu baju, kemudian rok panjangnya. dan tibala saat ia melepaskan bh nya, yang ku lihat saat itu adalah toket ibu yang putih mulus (mungkin karena sering di tutupi kalleeee) dan putingnya yang masih merah. dan pada saat ia mau melepaskan celana dalamnya dia bertanya padaku… “mau bantuin ngga… ” lalu hanya ku jawab dengan mengangguk saja. tanpa basa basi juga, aku mulai melepaskan celana dalamnya yang berwarna putis tipis.

yang kulihat saat itu adalah jembut tipis saja, lalu aku mulai menyandarkannya di dinding kamar sambil kujilati. da n timbullah suara desahan yang membuata tegang kontolku ah… ahh… ahhhhshhhh… terruussss… ohhh… yeahhh… oooohhhhh… au… udahh dong ibu ngga tahan lagi… ooohhhh… yeah… o… o… oo… ohhhh… tanpa ku sadari ada cairan yang membasahi wajahku. cairan putih ituku hisap dan ku tumpahkan ke dalam mulutnya, ternyata bu Rini suka “mau lagi donggg… ” lalu aku kembali menghisap pepek bu Rini yang basah dan licin kuat-kuat… “aaahhhh… ahhh… aarrgghh… uh… uh… uh… uh… ouuu… yeah… dan di sela teriiakan kerasnya muncrat lagi cairan putih kental itu dengan lajunya crroot… crooot

di saat dia terbaring lemas aku menindih badan bu Rini dan selangkangannya ku buka lebar2, lalu ak u mencoba memasukkan kontolku ke dalam pepeknya bu Rini dan yang terjadi malah ngga bisa karena sempit. saat ku tekan kepala kontolku sudah masuk setengah dan ibu itu berteriak “ahhhh… ahhhh.ahhhhh… ahhhhh… , sakitttt… ahhh… pelan-pelan dong… ” seakan tak perduli kutekan lagi. kali ini agak dalam ternyata seperti ada yang membatasi.

ku tekan kuat-kuat “ahhhhhhh… aaaaaa… aaaauuuuu… , sakit… ohh… oh… ooghhhhhh… ” aku paksakan saja… akhirnya tembus juga. “ahhhhhhhhhh… aaaaahhhhhh… , sakitttttttt… ” bu Rini berteriak keras sekali… Sambil aku dorong kontontolku maju mundur pelan dan ku percepat goyanganku. “aahhhhhh… auhhhhhhhh… u.h… u.u… hh… a… u… u… hhhhh.hh.h.h. h… Dia terus menjerit kesakitan, dan sekitar 20 kali goyanganku aku terasa seperti mau keluar.

Lalu aku arahkan kontolku ke mulutnya dan… croot… … crroootttt… sekitar 5 kali muncrat mulut bu Rini telah di penuhi oleh spermaku yang berwarna putih kental (maklum udah 2 minggu ngga ngocok) Selang beberapa menit aku baru menyadari kalau pepek bu Rini mengeluarkan cairan seperti darah. Lalu ibu Rini cepat-cepat ke kamar mandi. Setalah keluar dari kamar mandi bu Rini langsung menyepong kontolku sambil tiduran di lantai. Ternyata walaupun perawan bu Rini pandai sekali berpose.

Lalu ku pegang pinggul bu Rini dan mengarahkan ke posisi menungging. Lalu aku arahkan kontolku ke pepek bu Rini, lalu ku genjot lagi… ohhh… oh… o… h.h.h.h.hh… h.hhhhh… h… hhhhhhh… hhhhh… yeahhhhh oouu… yesssss… ooohhhhh… yeahhhhh… saat aku sudah mulai bosan ku cabut kontolku lalu ku arah kan ke buritnya “sakit ngga… ” laluku jawab “paling dikit bu… ” aku mencoba memasukkan tetapi ngga bisa karena terlalu sempit lalu bu Rini berkakta “ngga apa-apa kok kan masih ada pepekku mau lagi nggaaaa… ” laluku kentot lagi pepeknya tapisekarang beda waktu aku memeasukkan kontolku ke dalam, baru sedikit saja sudah di telan oleh pepeknya. Ternyata pepek ibu Rini mirip dengan lumpur hidup.

aku mengarahkan kontolku lagi ahhh… ahhh… ahhh… ahh… oooouuuhh… yeah… ou… ou… ohhhhhh… dan saat sekitar 15 kali goyangan ku bu Rini melepaskan kontolku “aku mau keluar… ” lalu ku jawab “aku juga bu… , kita keluarin di dalem aja buu… ” “iya deeh jawabnya… ” lalu kumasukkan lagi kontol ku kali ini aku menusukknya kuatkuat.

aaahhhh… ahhhh… aaaahhhhhh. ooooouuuuuuhhh… saat teriakan panjang itu aku menyemprotkan spermaku ke dalam pepeknya crroooot… crootttt… aku mendengar kata-katanya “nikmat sekali… ” Dan aku pun tidur sampai pagi dengan menancapkan kontolku di dalam pepeknya dengan posisi berhadapan ke samping…




                                                                    SEKIAN









Rahasia Besar Bersama Mamaku

/ No Comments


Pelangi QQ -  “Jach.., bangun..! Udah makan belon..? Udah jam berapa ini..? Jach.. Jach.. Jach..!” kedengaran suara mami mulai mendekati kamar saya dan langsung masuk ke kamar saya yang biasanyatidak pernah terkunci. “Jach..!” mami duduk di tepian tempat tidur dan langsung mengelus kepala saya,

“Yo.. ayo.. bangun Nak Sayang, udah jam 9, kamu mandi gih baru makan..!” “Ah.. malas Mam, mau tiduran dulu. Entar aja satu jam lagi ya..!” “Udah Mami tungguin.., entar kamu bohong lantas tidur satu harian.” Kemudian saya sedikit menggeser posisi tidur saya supaya mami bisa ikut tiduran. Sambil tiduran mami mencari-cari majalah yang mau dibacanya. Saya kelupaan kalau disitu ada Novel yang ceritanya agak hot, dapat dibilang hanya sekitar seks saja ceritanya. Ya.., terlanjur sudah keambil oleh mami.

Saya biarkan saja dia membacanya, dan entah kenapa ada perasaan yang lain setelah mami masuk ke dalam kamar saya, seakan-akan gairah seks saya mulai menjalar menyelimuti tubuh. Bagaimana ini, repot jadinya, karena kebiasaan saya tidur hanya menggunakan piyama untuk tidur dan memakai selimut. AC di ruangan kamar saya mengigilkan badan, dan inilah penyakit saya, kalau situasi dalam keadaan dingin nafsu langsung naik dan meledak-ledak. Posisi tidur saya waktu itu persis di samping mami dan bersenggolan dengan pahanya.

Saya perhatikan mami makin serius membaca novel dan maklum tidak pernah membaca buku yang begituan. Dengan sedikit menggoda saya bertanya, “Bapa kemana Mam..?” “Kamu macam tak tau aja, kan udah berangkat ke Kisaran, biasa ngantar Ikan. Paling-paling besok udah pulang.” “Awas Mam, nanti tidak ada pelampiasannya, Papa kan tidak ada di rumah.” “Enggak, Mama cuman pengen tau aja apa isinya, kok orang-orang pada senang membacanya.” jelasnya. Sedikit posisi saya agak memeluk mami, maklum hal ini sering saya lakukan karena saya anak Mami dan dimanja, jadi hal ini tidak janggal lagi bagi saya dan mami. Terus entah kenapa, penis saya tepat menempel di samping kemaluannya, dimana mami saya posisinya agak miring menghadap saya.

Dengan cuek saya ikutan membaca novel yang dibacanya. Posisi mami membaca telentang, dan agak miring menghadap saya. Dengan sedikit menggoyang-goyangkan paha, terjadilah pergesekan antara paha saya dengan paha mami, dan hal ini tidak pernah kami lakukan. Sesuatu yang janggal saya rasakan, dimana kalau saya bermanja-manja selalu dalam keadaan memakai celana pendek, tapi dalam keadaan saya sekarang hanya menggunakan piyama tanpa memakai apa-apa, dan perasaan ini tidak pernah saya rasakan sebelumnya.

Mungkin ada setan yang melanda diri saya, batang kemaluan saya pun mulai membesar, dan mungkin mami merasakan itu, tapi dia tidak menghiraukannya, masih taraf wajar pikirnya. Sekilas saya melihat ke paha mami, dasternya tersikap, dan tetap mami tidak menghiraukannya. Dia masih menganggap saya anak kecil yang seperti dulu. Tidak sadarkah dia bahwa saya sudah 16 tahun, dan saya sedang mengalami masa pubertas pertama. Sekarang keadaan semakin tidak karuan, dan timbul dalam pikiran saya untuk melanjutkan lebih jauh lagi dengan sedikit menggeser dasternya memakai paha saya.

Dan alangkah terkejutnya saya bahwa mami tidak mengenakan celana dalam. Terlihat gundul di bagian bukit kemaluannya. Ternyata mami sangat rajin mencukur bulu kemaluannya, maklum dia sangat pembersih. Dengan pura-pura tidak tahu, saya menggeser lagi piyama yang saya pakai. Tersingkap dan terbebaslah penis saya. Dengan sedikit berpura-pura lagi, saya mengambil bantal yang ada di seberang mami, dan secara otomatis batang kemaluan saya menempel persis di samping vaginanya. Setelah saya mengambil bantal saya tidak kembali lagi dengan posisi pertama, dan pura-pura bertanya.

“Serius kali Ma bacanya..!” “Iya.., ini ceritanya lagi seru dan menarik.” katanya seakan tidak ada larangan darinya ketika saya sudah mulai jauh bertindak. Dengan sedikit gerakan, saya menggesek-gesekkan penis saya. Meskipun batang kemaluan saya sudah langsung menempel persis di pinggir vaginanya, mami tidak merasakannya atau berpura-pura. Itulah yang berkecamuk dalam pikiran saya. “Ah, bodoh amat..!” pikir saya waktu itu. Dengan telaten saya terus menggesekkan, dan ternyata mami tahu kalau saya agak susah atau memang mami mau memiringkan badannya. Dengan posisi tadi mungkin mami pegal, kemudian mami meletakkan novel di bantal, dan otomatis dia semakin miring posisinya.

Mami tidak berkata apa-apa sewaktu dia memiring sedikit lagi yang bertepatan dengan penis saya yang sudah tegang dari tadi seperti sebuah batang kayu.

Sepertinya mami maunya tidak disengaja, atau mami juga menikmatinya. Sekarang tepatlah sudah batang kemaluan saya di belahan vaginanya dengan posisi saya masih memeluk bantal yang membatasi saya dengan buah dadanya. Saya sangsi kalau mami tidak mengetahui apa yang telah terjadi, tetapi tidak ada tanda-tanda mami melarang perbuatan saya. Sedikit demi sedikit saya menggesek-gesek terus batang kemaluan saya, dan terkuaklah bibir vaginanya.

Terasa agak berlendir dan licin vaginanya, dan saya yakin mami pasti menikmati, tapi anehnya mami masih tetap serius membaca novel. Tidak saya hiraukan mami lagi sedang apa. Kemudian dengan sabar saya menggesek-gesekkannya lagi, dan terasa kepala penis saya mulai menerobos bibir vaginanya. Itu semua saya lakukan tanpa berbicara, dan seperti terjadi begitu saja, mungkin mami malu melakukan secara blak-blakan. Dengan sedikit usaha saya memajukan pantat dan semakin nikmat rasanya, tapi kok agak susah ya masuknya, dimana ukuran kemaluan saya 18 cm panjangnya dengan diameter 3 cm.

Tapi dengan dibantu cairan yang mulai keluar dari vagina mami menolong batang kemaluan saya masuk ke dalam dengan sedikit agak menggeser bantal yang saya peluk. Setelah agak tersentak pantat saya, “Bless..!” masuk semua batang kemaluan saya dan mendiamkan sebentar untuk melihat reaksi mami. Eh ternyata mami masih tetap membaca novel yang ada di tangannya. Dengan sedikit menarik pantat, anda dapat bayangkan posisi saya dengan gaya miring semakin membuat kami erat terhubung. Tetapi saya belum berani memeluk mami, terpaksa bantal lah yang menjadi pegangan saya.

Terasa batang kemaluan saya dipijat-pijat, nikmatnya tidak dapat digambarkan dengan kata-kata. Semakin lama penis saya semakin mudah saya maju-mundurkan. Badan mami tertahan dengan papan tempat tidur, jadi kami tetap dengan posisi semula. Terasa sudah lama saya menggesek-gesek dan memaju- mundurkan batang kemaluan saya di dalam vagina yang dulunya adalah tempat saya lahir. Sudah 10 menit saya melakukannya, semakin licin vaginanya. Tercium bau vagina yang menggairahkan, dan mulai terasa ngilu di kepala penis saya, seperti mau meledak. Setelah sekali goyangan terakhir dan memasukkan dalam-dalam, badanku terasa seperti kesetrum listrik yang bertegangan tinggi. “Coot.. crott.. croott..!” Saya peluk bantal kuat-kuat dan tetap membenamkan batang kemaluan saya di dalam vaginanya, dan saya melihat wajah mami agak berkerut menahan nikmatnya.

Terasa batang kemaluan saya seakan-akan dipijat dengan kuat, dan terasa ada yang menyiram dari dalam vaginanya. Anehnya batang kemaluan saya tidak langsung lemas, tetapi tetap tegang. Dengan sedikit waktu untuk istirahat, saya mendiamkan batang kemaluan saya di dalam vagina mami selama 5 menit. Setelah rasa ngilunya hilang, baru penis saya mengecil dan saya cabut dari vaginanya. Saya melihat ke arah vaginanya, terlihat keluar sedikit air mani saya dan meleleh di bibir vaginanya.

Akhirnya mami bangkit dari tempat tidur dan keluar dari kamar sambil berkata, “Jach udah tidur-tidurannya, udah jam 10 ini.., tadi janjimu kamu mau bangun jam 10, cepatan mandi dan Mama mau mandi juga, mau nyiapin makanmu..!” “Bret..!” pintu kamar tertutup setelah itu. Saya juga bangkit dari tempat tidur dan langsung mandi. Selasai mandi saya memakai celana pendek dan langsung menuju meja makan. Saya mendapati mami sudah duduk menunggu saya untuk makan.

Sewaktu makan seakan-akan tidak terjadi apa-apa diantara kami. Setelah kejadian pagi itu terjadi, tidak ada perubahan antara hubungan saya dengan mami. Seperti biasanya, ayah saya telah kembali malam hari, tepatnya pukul 11 malam dan langsung tidur. Memang hal ini sudah merupakan kebiasaannya, tidak pernah punya waktu untuk keluarga, padahal situasi seperti inilah yang saya inginkan, dimana dapat berbincang- bincang dengan ayah atau semua keluarga. Memang dalam berbisnis ayah saya terbilang oran nomor satu di lingkungan saya.

Pagi itu cuacanya sedikit agak cerah dan matahari masuk ke dalam kamar saya karena kamar saya posisinya paling depan, sedangkan kamar mami berada di tengah rumah, dan memiliki kamar membelakangi terbitnya matahari. Terasa silau dengan sinar matahari membuat saya terbangun. Saya pun keluar dari kamar masih dengan menggunakan piyama biasa, tidak mengenakan apa-apa di baliknya. Terus saya lihat seisi rumah, ternyata masih sepi. Saya lihat jam sudah menunjukkan jam 8 siang. Kebetulan bulan ini adalah hari lmamir panjang untuk naik kelas, pada waktu itu saya mau naik ke kelas 3 SMU. Maksud hati sih masih mau tidur, tapi di kamar saya silau dengan sinar matahari. Gimana ya, mami belum kelihatan, berarti belum bangun.

Terus saya berusaha melangkah ke dapur, ternyata juga belum saya jumpai, berarti benar mami masih tidur di dalam kamarnya. Saya mengarah ke kamar utama, ke kamar ayah dan mami yang lumayan besar. Saya langsung saja mencoba membuka pintu dengan menekan gagang pintu, eh pintunya tidak terkunci.

Pelan-pelan saya buka pintu. Benar, terlihat mami masih tertidur pulas, dan saya langsung masuk. Saya menutup pintu kamar, takut nanti kelihatan pembantu, kan bisa berabe. Kemudian saya mendekati tempat tidur mami, sekilas saya melihat sekeliling kamar tertata rapi, mami memang terkenal suka bersih-bersih. Dengan sedikit lembut saya menghempaskan pantat saya ke tepian tempat tidur, dan sebentar saya perhatikan mami yang sedang tidur nyenyak. Dengan sedikit agak manja saya mencoba membangunkannya. “Mami.. Mami.., bangun dong..! Udah jam 8 pagi nih..!” “Ah.., entar aja Jach.., Mami lagi ngantuk nih..!” Mendengar jawabannya, saya jadi ikut tiduran di tempat tidurnya. Dengan sedikit iseng saya mulai kenekatan saya.

Pelan-pelan tetapi pasti, saya sikapkan daster mami dengan tangan. Oh.. oh.., dia tidak memakai CD lagi, terlihat bersih vagina mami. Batang kemaluan saya berdiri tegak dan langsung menyembul dari dalam piyama. Lima menit saya memandangi kemaluan mami sambil mengelus-elus penis yang sudah mulai tinggi tegangannya. Kemudian saya mulai memeluk mami dengan posisi mami miring membelakangi saya. Sewaktu saya memeluk tubuhnya, dengan sedikit tenaga saya menarik tubuh mami, dan ternyata mami tidak melawan dan mengikuti kemauan saya.

Sekarang mami menghadap saya sama seperti kemarin, hanya kemarin mami dalam keadaan terbangun, membaca novel dan saya tidak memeluk tubuhnya, tetapi sekarang saya memeluk tubuhnya. Posisi dasternya agak tersikap lebih ke atas. Saya mencoba mencari pengaitnya tapi tidak ketemu juga, ya sudah tidak usah terbuka semuanya, nanti takut mami marah pikir saya. Dengan posisi memeluk tubuhnya yang susu kenyalnya mengenai dadaku, saya tidak berani membuka dasternya, apalagi takut kedinginan gara-gara AC di kamar mami. Sekarang nafsu saya sudah tidak tertahankan lagi, langsung saya arahkan batang kemaluan saya ke bibir vaginanya, dan ternyata liangnya masih kering dan sedikit agak susah masuknya.

Terpaksa saya hanya menggesek-gesek saja bibir kemaluannya. Terlihat oleh saya vaginanya mulai mengembang dan mengeluarkan cairan, langsung saja saya memasukkan penis saya. Sewaktu saya mendorong, terpleset. Setelah dengan susah payah menggesek-gesek, terlihat bibir vaginanya mulai mengeluarkan cairan sebagai pelumas. Mulai terasa seakan-akan batang kemaluan saya mau ditelan habis oleh vaginanya, dimana bibir vagina mami mulai kembang kempis. “Ah.. ahk..!” geli sekali rasanya. Ingin rasanya saya memasukkan cepat-cepat, tapi takut terpeleset lagi nanti. Memang agak kesulitan saya memasukkan penis saya. Disaat saya mulai berusaha memasukkan lebih dalam lagi, mami juga rupanya menikmati. Dengan pura-pura tidur dia sedikit merenggangkan pahanya dan memudahkan penis saya masuk lebih dalam lagi.

Dengan sekali dorong, “Bless..!” masuk seluruhnya ke dalam liang senggamanya. Saya diamkan agak lama dengan maksud mau melihat bagaimana reaksi mami. Saya sengaja tidak mau menggoyangkan pantat saya, dan ternyata terasa tanggung bagi mami. Rasakan sensasi menggunakan uang asli. Kemudian dengan sedikit gerakan, mami memaju-mundurkan pantatnya. Melihat reaksinya, saya juga langsung memulai bergoyang dengan sedikit kelembutan. Secara tidak langsung saya memeluk mami, dan mami masih tetap menjaga sikap dengan tidak mau blak-blakan melakukannya. Tidak perduli saya dorong badannya dengan posisi saya menindihnya, sedang batang kemaluan saya mulai terasa mengalami tegangan tinggi.

Dengan posisi saya di atas mami yang dengan sikap merenggangkan kakinya lebar-lebar semakin cepat saya memompa, dan sekali-kali mami mengikuti irama dengan mengangkat pantatnya. Ada sekitar 20 menit saya melakukannya dan mulai terasa geli di ujung penis saya, dan “Cret.. cret.. cret..!” saya tumpahkan semuanya ke dalam kandungan mami dimana saya juga pernah dikandungnya. Saya diamkan selama kurang lebih 5 menit.

Karena takut mami merasa berat dengan badan saya, saya tetap memeluknya dengan posisi miring sekarang, dan batang keamluan saya masih tetap menancap di dalam vaginanya. Setelap 10 menit terasa penis saya masih tegang. Kembali dengan sikap yang sama kulakukan lagi sampai 3 kali hari itu. Setelah selesai saya tertidur, dan sewaktu saya bangun mami tidak ada lagi. Ketika saya cari-cari, dia sedang masak di dapur dan menegur saya. “Udah mandi belon Jach..? Mandi gih..!” katany seakan-akan tidak ada yang terjadi. Memang mami sangat menikmatinya, begitulah kami melakukan hampir setiap hari dengan tetap mami menjaga sikap tidak mau melakukan secara terbuka.




                                                                       SEKIAN







BERCINTA DENGAN GADIS ABG DI GUDANG SEKOLAH

/ No Comments


Pelangi QQ - Perkenalkan nama aku leo,gw kuliah di tahun yang sudah ke 4 sekarang dan gw punya pacar yang binalnya minta ampun dulu di smp gw namanya anggi,dan kalo bicara yang namanya tidur ama cw gw ngelakuiin pertama kali di bangku smp dulu sama dengan anggi ,

dan karena itu juga gw punya pacar yang tetap ampe sekarang gw kuliah,kejadiannya tepat di gudang sekolah gw yang tercinta ini pas gw melakukan ini gw kelas 3 smp dan pacar gw kelas 2 smp .Ni ceritanya tapi kalo jelek jangan protes ya.

Gw sekolah di suatu smp swasta di jakarta,ngomong2x gw termasuk orang yang tenar di sekolah gw (maklum tajir,juga wajah gw juga lumayan dan gw osis di sana).Singkat cerita cewe di sekolah gw banyak yang ngejar dan mau ama gw tapi hanya sedikit cw yang gw ajak tidur ama gw,sekolah gw termasuk sekolah swasta yang favorit di daerah gw sekali kalo engga sekola gw menang sesuatu pasti ada yang mengharumkan nama sekolah gw,

di sekolah gw di cap playboy tapi biar di cap gitu masih banyak cw yang mau ama gw dari sekian banyak cw di sekolah gw ada 1 cw di sekolah gw yang pengen banget gw cobaiin namanya anggi,cantik,imut,kulitnya putih,rambut sebahu warna pirang biru dan sepintas mirip cina dan yang paling gw suka dari dia adalah pantat ama dada gadis tsb tumbuh gd melebihi temen cw ya .

Anggi pangilan tuk cw ini dan dia termasuk cw yang nakal ato bisa dikatakan binal sekali di sekolah,ada2x aja dulu tingkahnya yang buat orang awam ato guru geleng pala pernah dia tari telanjang di kelas,ciumman di kelas,ampe sepongin ama fetting di wc sekola nih cw termasuk primadona sekola gw banyak cowo yang mau ngajak dia jadian cuma tuk tidur ama dia tapi di tolak secara halus karena menurut dia,dia engga mau sembarang cowo yang masukin kontolnya ke memek dia.

Pas hari senin pagi seperti biasa gw ama gw berangkat dan engga biasanya gw terlambat ( gw kaga pernah terlambat sekalipun ) dan ternyata banyak siswa yang terlambat dan dari pada di hukum ,gw main di gudang sekolah sambil ngerokok di gudang sekolah ( gw sering ngerokok disitu ) dan digudang sekolah gw liat anggi lagi asyik baca buku,gila ni cw baca bacaan novel cowo dewasa.

Dia baca sambil ngusap2x dadanya dan sesekali jarinya di masukkin ke memek,ahhh.ahhh.ahhh gitu kira2x desahan ya ni cw lagi coli kali pikiran gw ,langsung aja gw buka pintu gudang sekola itu kontan dia kaget gw cuma terpana ngeliat memek dia yang di hiasi jembut yang lumayan tebal ehhhleo gw ngapain loekaget..gw kata dia terkejut sambil cepat – cepat ngerapiin celana dalamnya ahh engga,lagi ngapain loe kata gw iya,coli ya kata gw nambahin ihhh.

engga lagi baca aja kata dia seraya nunjukin majalah itu ke gw gi loe mau engga jadi bokin gw kata gw bokin loekata dia iya kata gw mendekat seraya mengelus memek anggi yang taunya udah basah itu ehmmm.mauuu kata anggi merem melek dan mundur serta memakai celana dalamnya lagi mau engga loe tidur ama gw kata gw langsung ama loe kata dia kaget.

Iya ama gw,abis ama siapa lagi loe kan bokin gw kata gw nambahin engga ahhh takutt kata anggi takut,takut apaan kata gw takut hamil kata dia engga la,kalo hamil ya gw tanggung jawab kata gw bener mau tanggung jawab kata anggi senyum kapan mau ML ama gw kata anggi disini aja entar siang abis anak2x ama guru balik kata gw seneng kegirangan entar sore jam 3 aja kata anggi tapi gw boleh minta duit engga,buat bayaran sekola gw nunggak 4 bulan nih kata anggi

emang loe belum bayaran sekola gi kata gw bingung belon kan uangnya gw pake buat beli majalah ini kata anggi senyum iya nih kata gw seraya mengeluarkan 4 lembar seratus ribuan kembaliannya buat loe aja gii kata gw gw tunggu loe disini ya nanti kata gw bye sayang,tunggu gw ya kata anggi seraya mengecup gw dan kami masuk sekolah di pelajaran ke dua.

Jam 3 sore guru ama murid di sekola gw pulang dan gw minta ijin ama mang diman,pinjem kunci sekola buat urusan sesuatu seraya masukkin 2 lembar seratus ribu ke kantong mang diman,gw liat sepi gw ke gudang sekolah yang letaknya agak sepi dan terbelakang di sekolah gw,ada,anggi lagi nenggak minuman dingin.

ayo mulai aja kata anggi ayo aja kata gw boleh,tapi jangan sangar ya kata anggi lalu gw melepas celana panjang dan celana dalam anggi kata lo siapa yang paling gd diantara cowok yang pernah loe liat kata gw seraya menyorongkan kontol gw ehhh keliatanya sih lu udah putih panjang lagi kata anggi malu2x gii loe buka donk baju luu kata gw dan anggi pun membuka baju serta celana abu2xnya dan jreeng telah berdiri di hadapan gw si anggi cw seksi yang sudah telanjang bulat engga makai apa 2x berdiri di depan gw wuihhh..bener..

kata orang badan loe kualitas nomer satu gi kata gw,gw lalu memeluk anggi dan mencium anggi serta meraba pantat anggi dari belakang dan ciumman gw turun ke leher dan tangan gw pindah ke depan dan gw langsung mengusap – ngusap memek anggi dengan tangan dan memasukkan jari tengah gw di memek anggi

ahh..sakiitt..tauuu..kata anggi terhentak lalu jari gw berganti bermain di bibir memek anggi dan gw mau anggi melakukan sesuatu dan gw mengghentikan tangan gw di memek anggi dan gw meminta anggi berdiri di depan selangkangan gw dan menyuruh melakukan blow job lalu dia segera melakukannya dan gw mengarahkan anggi ke depan kontol gw,

dan menyuruh memasukkan kontol gw ke mulut anggi dan mengangkat tangan anggi memegang pantat gw dan gw memaju – mundurkan kontol gw seperti menyetubuhi mulut mungil anggi dan dengan mulutnya anggi mengulum dan kontol gw di sedot sedot.

kontol gw di kulum biji zakarnya di maju mundurkan kontol gw di mulut anggi yang mungil itu ,kontol gw kadang kadang di jepit diantara dada anggi yang bulat seksi tsb dan anggi menyedot kepala kontol gw dan sensasi yang di berikan anggi serta dadanya itu enak sekali dan gw tidak hentinya mengerang dan dengan keras kedua tangan gw menjambak rambut anggi kedepan dan ke belakang sampai biji zakar gw menghantam muka anggi dengan keras

eehhmmm .eenakghhhh. giii enakgghhh teruss. .giii kata gw ngerasa kaya kesetrum listrik jutaan watt pas mulut imut anggi mengemut dan menyedot keras dan sesudah kontol gw mengkilat karena ludah anggi itu ,anggi berkata

sayy.. .isepp memek anggiii donk dan gw langsung ke bawah dan langsung mencium memek anggi baunya wangi merangsang itu dan gw langsung menjilat memek anggi seraya mengeluar mesukkan jari tengah gw ke memek anggi dan kadang2x kedalam anus anggi.

Gw sedot sedot clotoris anggi dan anggi pun tak hentinya mengerang trerus. leooo. sedottt memekkk anggiiii kata anggi,gw makin gila menyedot dan mengeluar masukan jari gw ke memek dan anus anggi leooo memekkk anggiiiikata anggi kenapa.. memek anggiii jawab gw seraya menekan nekan jari gw memek angggiii basahhh kata anggi anggi mauuu keluarrrrr.

dan anggi mengejang dan menjambak rambut gw ke memeknya dan dia merasakan orgasme yang pertamanya sesudah itu gw berkata gi gw boleh kan masukin kontol gw ke sini sambil mengusap – usap kontolnya ke memek anggi boleh aja pelan2x ya kata anggi.
seraya merem melek akibat perlakuan jari dan kontol gw di memek anggi lalu gw pelan – pelan masukin kepala kontol itu ke guanya anggi dan tidak bisa masuk meleset lalu gw lumurin tangan gw dengan ludah dan gw mencoba dan setelah setengah kontol itu masuk anggi memekik keras

acchhh ouww.. sakitt.. dii..pelan.. pelan..donk luu. jangan sangar gitu setelah kepala batang keras tersebut masuk kemudian gw mencium leher anggi dan sesudah anggi terangsang gw menghentakkan batang kontol gw sehingga masuk seluruhnya ke memek anggi dan anggi menjerit seraya memeluk punggung gw achhh.

leooo.. perihhh. jerit anggi setengah menangis tenang gii entar juga enak cuma sebentar kok sayy kata gw seraya mencium dan meremas dadanya supaya dia tenang lalu gw mulai bergerak maju mundur pelan sekali supaya anggi engga merasa sakit achhhohhh enakkkghhh. leooo.. enakk trusss.. leooookata anggi merem melek,mulut anggi tak hentinya meracau enakkkleoooterusss racau anggi enakkk.apakata gw seraya mempercepat genjotan gw di dalam memek anggi .

kontollll leooo.. enakkk racauan anggi yang sudah tak beraturan itu dan gw bergerak sedikit cepat dan anggi seraya menaikan kakinya dan terus mengusap – usap pantat gw yang gerakannya semakin cepat dan gw hanya bergerak maju mundur seraya memegang dan mengelus – elus paha putih anggi dan sesekali menampar paha anggi seraya sesekali menyedot dada anggi yang membusung keras dan leher anggi yang wangi tsb.

dan setelah 15 menit anggi di genjot oleh gw anggi merasakan sesuatu yang mau keluar dari liang memeknya achhh diiii. gw. mauuuu. jerit anggi mauuapakata gw memek anggii keluarrr. keluarrr genjotttt. yangg. kerassss donkkkk sayyy kata anggi dan gw segera mengeluar masukan kontol gw dengan cepat dan keras keluariinn.. aja.. giii.. biar memek loe jepit.. kontoll leooo kata gw seraya menaikkan lagi tempo genjotan di memek anggi dan anggi yang sudah tidak tahan itupun menjerit takkala menahan orgasmenya anggi.

sayangg.. leoooo dan anggipun merasakan orgasme keduanya dan tubuh anggi pun mengejang dan otomatis menjambak rambut gw kebelakang dan kedua kakinya naik dan menjepit pinggang gw sesudah itu langsung melemas dan jatuh di atas kardus di sampingnya dua.. kosong sayang..

kata gw saykita coba dogie style yu kata gw seraya membalik tubuh anggi ke posisi seperti orang merangkak,lalu dengan cepat gw menusuk anggi dari belakang dan bleesssshhh kontol gw yang panjang dan putih itu masuk lagi ke memek anggi dari belakang lalu gw mulai kerja lagi keluar masuk memek anggi dan anggi hanya merem melek,

dan mengoyangkan kepalanya kekanan dan kiri dan sesekali juga mengoyang anusnya kekiri dan kekanan sesuatu ketika gw bergerak dengan cepat dan kasar sekali sampai bunyi anus anggi yang bersentuhan dengan perut gw berbunyi nyaring dan badan anggi tesodok – sodok dan terguncang – guncang dan buah dada anggi yang besar itu beranyun – anyun dan desahan anggi bertambah nyaring dan gerakan anus anggi semakin erotis.

Gw terus menyodok memek gw dengan gerakan yang sangat cepat dan setelah 10 menit berdogie style dengan anggi akhirnya gw menyerah dan merasa pertahanan gw akan jebol dan gw mengenjot anggi dengan cepat dan sesuatu ketika gw menancapkan kontolnya di memek gw dan meremas dada anggi dengan keras,

dan tiba – tiba gw berteriak kepada anggi seraya menancapkan batang kontol ke memek anggi yang sekali jadi sehingga anggi pun memekik dan kepalanya mendongak keatas seraya melepas kontol gw di mulutnya ituachhhh.jerit anggiaccchhhh. giii gw mauu. keluarrrghhhh terimaaa. nihhhh.

pejuuuuu gueee gw mengerang dan tangannya berganti meremas buah anus anggi dengan kencang dan pada saat itu pula gw mengeluarkan spermanya yang jumlahnya banyak itu di dalam memek anggi enakk.. giii enakkk memek loe enakkk kata gw seraya sedikit bergerak keluar masuk lagi di memek anggi tuk merasakan sedikit kenikmatan lagi sampai muncratan sperma terakhir kontol gw,

dan mencabut kontol gw dan menyuruh anggi membersihkan kontol gw dengan lidahnya dan sesudahnya gw yang kecapaian duduk di kotak di samping tubuh anggi yang mengkilat akibat keringat itu lalu gw mau mendekati anggi lagi ,dan meminta sekali lagi tapi yag ini lain,

gw dari dulu pengen nyoba yang namanya anal seks dan banget – banget pengen nyobain anus si anggi yang semok dan padat itu lalu dengan sedikit diolesi vaseline punya anggi gw lumuri batang gw yang mengeras lagi dan anus anggi dan gw mulai penetrasi dengan kontol keras gw ke dalam anus anggi

achhh. leo sakiiitttt. sakiittt. rintih anggi pas kepala kontol gw memaksa masuk ke anus anggi yang kecil tsb gilagiiipantat loe enakghhh.. seraya bergerak maju mundur pelan – pelan 5 menit waktu yang di butuhkan tuk kontol gw masuk seluruhnya gila .

loe pantat.. memang. cocok disodomi giikata gw lalu dengan semangat gw gerakin kontol gw keluar masuk anus anggi dengan cepat sambil mengusap buah pantat anggi dan juga kadang kadang seraya tangan kanan gw menjambak rambut anggi ke atas gilabener bener anus nomer satu kata gw sambil terus mengenjot anus anggi dan teriakan anggi terdengar semakin nyaring dan melengking ketika kontol gw bergerak keluar masuk anusnya dengan cepat,

achhh. leooo sakitttt erang anggi,gw tau teriakannya itu engga bisa kedengeran oleh siapapun karena gudang itu jauh dari depan sekolah dan sekolah lagian lagi sepi dan itu yang buat gw makin semangat memompa kontol gw di anus anggi .

Baru kali ini gw ngerasaiin yang namanya anal seks dan dengan kenikmatan anus seorang yang seksi padat pula dan kerasa nikmatnya ampe ubun – ubun gw,gw lalu mencengkram pinggul anggi dengan kedua tangan gw dan mengeluarkan – masukkan kontol gw dengan sangat cepat ayooo. giii ngentootttt luuuu ngenttttottt..

caci gw seraya sesekali menampar anus semok anggi kiri dan kanan sampai kelihatan anusnya kelihatan memerah dan anggi hanya bisa menjerit seirama sodokan kontol gw di dalam liang anusnya yang sedang di tusuk oleh kontol gw ahhh.. .le akiiittt leoo.. .jangannnn. cepeeettthhh.

cepettthhhh donkkkkhhh achhhh sakittt.. rintih anggi meminta gw bergerak pelan tapi gw udah terbang ke langit ke tujuh dan tidak perduli akan permintaan anggi yang menjerit itu dan terus mengenjot anus semok ini dengan cepat dan gw ingin lebih kasar lagi mensodomi anus anggi yang semok ini dan menggenjot anus semok ini dan dengan gerakan cepat aku memulai aktivitas dengan anus semok ini.

lalu tiba – tiba anggi memekik panjang achhhh. achhhh. gilaaaa looooo perihhhhh. tauuuu sakiitttt jeritan melengking dari anggi pas kontol gw tarik hingga tinggal ujungnya dan memasukkannya dengan cepat dan keras sekali jadi ke dalam anus anggi dan keringat dingin pun menetes deras di punggung anggi dan saat itu pula gw menggangkat anggi dan punggung anggi bersentuhan dengan dada gw dan tangan gw meremas – remas buah dada anggi yang bulat seksi tersebut.

seraya menyedot lehernya,bau harum dari lehernya yang buat gw makin gila menggenjot mundur maju anus anggi dan napas anggi kelihatan memburu dan tangan anggi tak henti – hertinya meremas tangan gw yang sedang meremas dada anggi sendiri dan gw memegang tangan anggi dan menaruh ke belakang punggung gw dan mengangkat paha anggi seperti orang buang air besar dan setengah menundukan anggi ke bawah dan gw mulai lagi bergerak mundur maju menyodok anus anggi dengan cepat dan semakin keras meremas buah dada anggi seraya mencaci dan memaki anggi,

anggi hanya meremas anus gw dan bergerak maju mundur seirama kontol gw didalam anusnya yang sempit tersebut dan gw makin gila menyodok anus anggi dengan cepat seperti gw ingin menghancurkan anus seksi anggi ngenntootttt..luuu pelacuurrrrhh. caboo .jebolhhh luuuu jebolllhhh rasaiinnnchhh nichhh makann nihhhhhh caci gw seraya meremas dada anggi dengan keras sekali dan kadang kadang menampar buah dada anggi

ohhhh.. ahhhh. leooo anggiiii.. .enggaaa.. .kuaaattt lagiiiiii ceeeppeettttaaannn. donkkkk rintihan anggi terdengar lagi ayooo. giiii sebentarrhhhh. laghiiiiii.. kata gw seraya menunggingkan dia lagi ahhh ohhhh.. .ahhhh. ahhhh..desahan anggi yang semakin tidak beraturan ,giiii..leooo engga tahann. mauuu leooo.. mauuu. keluarrrghhh. sayanghhh diii dalammm pantattt kamuuu dan kamuuuu.

jadiiii. pacarrrrr akuuu.kata gw dan gw menancapkan kontol gw di anus anggi sekali jadi sehingga terbenam seluruhnya sampai keliatan buah zakarnya saja di anus mungil seksi padat anggi angggiiii sayanggg. leooooo jeritan terakhir anggi dan cratt crattt crattt sperma gw meledak kembali tapi ini meledak di dalam anus anggi dan gw seketika itu pula gw menekan kontol gw di anus anggi ke dalam sampai muncratan sperma terakhir gw kedalam anus anggi ini .

Napas gw dan anggi tersengal – sengal sehabis 20 menit gw menggenjot anus anggi habis habisan dan achhh. enakkk jerit gw ketika kontol gw tercabut dengan sendirinya dari anus anggi makasih ya gi gw puas banget kata gw seraya mengelus rambut dan mencium pipi dan meremas buah dada anggi,anggi hanya tersenyum dan anggi kusuruh membersihkan kontol gw dari sisa sperma.

dan anggi pun berlutut di depan kontol gw dan dengan mulut dan lidahnya lagi dia membersihkan penis gw dari lumuran sperma sampai bersih serta memijit batang kontol gw dan tidak disangka dia menyedot kontol gw dan menelan sisa sperma gw yang sedikit keluar dari kontol gw dan rasanya ngilu dan enak banget iyagw..

juga nikmatin kok perlakuan loe tadi enak kata anggi seraya memakai bajunya kembali dan kami berdua keluar dari gudang dan sebelum keluar gw sempat melihat darah di atas karung buku yang menjadi alas kami main dan gw menunjuk tempat alas maingw dan anggi tadi wahh giii loe..kata gw iya gw masih virgin..

kata anggi yang sayu karena kecapaian dan hanya melempar senyum ke gw elo nyesel gi berbuat gitu ama gw kalo nyesel,dan kalo terjadi apa apa gw mau kok tanggung jawabkata gw seraya mengelus rambut anggi yang tiba – tiba memeluk dan menangis :

emang kamu engga main main dengan yang tadi kata anggi dengan mata berair dan gw memeluk tubuh mungilnya ehhmm engga.. la .. gw serius kata gw kan anggi hanya cw bispak disini apa kamu engga malu ama temen2x kamu kata anggi terisak isak cw bispak kok perawan,

mau engga jadi bokin gw kata gw engga tau,tapi emang anggi suka ama leo dari dulu dan pas anggi pagi digudang anggi ngebayangin di entot ama leo kata anggi wahhh beneeerrr nihhh jadii..gimana donk kata gw dan anggi hanya tersenyum dan gw keluar mengambil mobil dan mengantar anggi ke rumahnya gw tunggu tlp loe say kata gw seraya mencium bibir anggi dan memasukan kartu nama berisi no tlp gw ke dalam saku bajunya.

dan sesudah itu gw pulang ke rumah dengan membawa perasaan yang bahagia dan membawa kenangan biru yang romantis di gudang sekolah gw dan menunggu calon pacar gw telpon dan malamnya jadi anggi menelepon gw dan mengatakan perasaannya dan bahwa dia mau jadi bokin gw dan ingin mengulang saat itu lagi,

tapi dengan syarat dia mau jadi cewe satu satunya dan sejak itu gw ama anggi jadian dan pernah saat itu gw pacar gw anggi,andi dan pacar yang kami berdua menjebol keperawannya di gudang sekolah yang sama (gw jebol pantat anggi dan gw juga jebol pantat ita..maruk pantat ya ) ita selalu melakukan perbuatan nikmat itu berempat di wc sekolah,di hotel,kontrakan kami,ato dimana saja.

pernah gw tidur ama anggi ama ita sekaligus dan kalo ama anggi tak terhitung jumlahnya kayanya tuh memek udah memble tapi ajaib lo memek ama anus anggi tetap sempit kaya dulu lain ama ita yang jalannya udah ngegang karena banyak di sodomi ama andi pacarnya dan itu yang ngebuat gw ketagihan dan nyeret dia tuk tidur bareng mulu dan engga mau coba memek ama anus selain punya cw gw,

liburan anak – anak pada belajar tapi gw ama anggi malah ngentot abis – abisan pernah suatu hari gw ama anggi dan melakukannya di alam terbuka pas gw berempat kemping di gunung dan gw melakuannya di batu besar disana.

itulah cerita rahasia di gudang sekolah kami gw,temen gw andi serta anggi pacar semok gw yang seksi dan mungkin karena ketagihan ama memek ama anus anggi gw jadian ampe sekarang gw kuliah.




                                                                      SEKIAN






CERITA DEWASA BERCINTA DENGAN GADIS KARYAWAN

/ No Comments


Pelangi QQ - ini bermula ketika aku sedang ingin mengisi Mobilku di salah satu POM Bensin dan melihat sesosok SPG Cantik dengan Body Seksi. Yuk kita lanjut..

Panggil saja namaku Rizko, ini nama samaran di cerita,hhe. Statusku sekarang adalah sebagai mahasiswa di salah satu kampus yang letaknya di daerah Jakarta utara. Disini aku akan menceritakan cerita sex pribadiku yang pastinya bakal bikin para pembaca ngecrottt, hhe. Jadi begini awal mulanya, pada suatu ketika suatu hari aku baru pulang dari event yang diadakan oleh pertamina, kalau nggak salah 1 tahun yang lalu, pokoknya pas pertamina lagi promo gitu deh.

Pada waktu itu kebetulan sekali aku para spg yang disewa oleh pihak pertamina yang pastinya cantik dan sexy abis pada mangkal tuh di pom kuningan. Maka dari itu aku-pun sering sekali membeli bensin di pom daerah kuningan. Nah pada saat itu akupun membeli bensin yang Spgnya cantik dan asik tentunya.

Pada akhirnya pilihanku-pun jatuh kepada SPG yang warna kulitnya putih mulus, gak terlalu tinggi badanya standart, dan rambutnya terkuncir seperti ekor ayam gitulah, hhe. Oh iya saat itu aku membawa mobil, ketika aku sedang mebgisi bensin spg itu menyapa aku,
Mas, noleh mengganggu waktunya sebentar, kalau boleh saya mau ganggu sebentar ? , ” sapanya.

“ Apa Mbak, mau ganggu sebentar, hemmm… lama juga boleh kog Mbak,hhe… , ” ucapku.

Mendengar jawabanku itu Spg itu-pun tersenyum manis sekali, bener-bener aduhai banget senyumanya para pembaca,lalu,

“ Hehe, mas bisa aja deh, Oh iya ngomong-ngomong Mas namanya siapa ? , ” ucapnya.

“ Oh nama aku Rizko Mbak, nama mbak sendiri siapa ? , ” tanyaku balik.

“ Oh namaku Melia Mas, saya boleh minta nomer handphone Mas nggak ?, , ” katanya.

Saat itu aku dimintai nomer handphone karena memang seperti biasa kalau promo selalu dimintai biodata kita, entah itu promo rokok, atau produk lainya, lalu,

“ Boleh dong, masak iya nggk boleh dimintain nomer handphone sama Mbak yang cantik ini, hhe, tapi nanti Mbak harustelfon saya ya nanti, hhe… ?, , ” ucapku menggoda, mainkan games Domino Qiu Qiu online terpercaya di Indonesia.

Pada saat itu Mbak Spg hanya tersenyum saja,

“ Kog Cuma senyum sih Mbak, yaudah deh ini aku kasih nomer handphone aku, tapi ntar jangan lupa telefon aku Mbak yah, , ” ucapku lalu memberikan nomer handphoneku kepada Spg itu. Daftar , Main , Tarik Dana Ke Rekening Anda !!

“ Hhe, makasih ya Mas, , ” ucapnya singkat kemudian berlalu begitu saja.

Biar nggak bertele-tele ceritanya, singkat cerita kini aku-pun telah sampai dirumah. Sesampainya dirumah akupun langsung menuju dikamar dan menononton Tv di kamarku. Ketika aku sedang santai dan menikmati acara TV tidak kusangka ada telefon dari nomer yang tidak terdaftar di montak Hp-ku , karena penasaran aku-pun mengangkat telefon itu, dan ternyata itu adalah telefon dari seorang wanita,

“ Siang Mas, ini benerkan nomer mas Rizko?, , ” ucapnya.

“ Iya bener, ngomong-ngomong ini siapa yah, sori soalnya nomernya nggak ada dicontact hanphone saya, , ” tanyaku.

“ Hemm… yaiyalah Mas pasti nggak tau nomer aku, akuaja baru tau nomer Mas tadi, , ” ucapnya.

“ Wah… emangnya ini siapa sih ?, , ” tanyaku peasaran.

“ Masak lupa sih, ini aku ini aku Melia Yang tadi di pom bensin, , ” ucapnya.

Wow, pucuk dicinta ulam-pun tiba, hha… emang kalau rejeki nggak kemana, lalu,

“ Oh… Melia, yaya aku inget, sori ya aku agak lupa soalnya aku baru nyampe rumah banget nih, , ” kataku.

“ Iya nggak papa kok Rhiz,namanya juga baru kenal, wajar kalau lupa,hhe…, , ” ucapnya.

“ Hhe, oh iya ngomong-ngomong kamu lagi dimana Melia ??? ,, ” tanyaku basa-basi.

“ Aku lagi dikosan aj nih, aku juga barusan pulang kok sama kayak kamu, hhe…, , ” ucapnya.

Pada saat itu kami-pun mengobrol banyak di telefon, dalam obrolan kami dia-pun banyak cerita tentang kehidupanya dan memberitahukan dimana dia tinggal. Dari obrolan kami itu pada akhirnya akupun tahu kalau dia adalaha anka kos yang ngekos di daerah tebet dan statusnya adalah sebagai mahasiswa dikampus daerah taman puring.

Setelah1 jam kami ngobrol, pada sebelum mengakhiri obrolan kami janjian untuk ketemuan tapi belum deal kapan dan dimana kami akan ketemuan. 1 hari kemudian tepatnya pada pukul 1 siang Melia-pun menelefon aku, pada saat itu kebetulan aku sedang di kampus,

“ Kamu lagi dimana nih Rhiz ?, , ” tanyanya.

“ Oh ni aku lagi dikampus Kha, kamu sendiri dimana?, , ” tanyaku balik.

“ Aku lagi prepare buwat berangkat kerja nih Rhiz, biasa sampingan jaga shift di Pom kemarin , , ” jawabnya. Cerita Dewasa dengan SPG POM Bensin

“ Oh gitu ya, emang kamu kerjanya sampai jam berapa Kha?, , ” tanyaku.

“ Sampe jam 9 malem doang kok, , ” ucapnya.

“ Ntar ntar jam 9 aku jemput ya Kha, mau nggak , pokoknya aku jam 9 udah sampai sana, ” ucapku.
“ Boleh juga tuh Rhiz, oke deh aku tunggu nanti, see you Rizko, ” jawabnya.

Lumayan nih ada temen maen, hhe… hari ini aku langsung ke mobil, ngambil stok ganja (andalan aku banget ini kalau lagi mau minta jatah ama selir), terus langsung sibuk ngelinting buat persiapan nanti. Pada akhirnya jam 8 malam aku-pun cabut dari kampus dan sampe spbu jam 9.
Pada saat itu Melia terlihat sudah siap buwat aku angkut tuh, setelaha ku mengahmpirinya dgn mpobilku dia langsung saja dia masuk mobil aku,

“ Hey Rhiz apa kabar ?, ” sapanya. Daftar , Main , Tarik Dana Ke Rekening Anda !!

“ Baik, nggak nyangka yah kamu beneran nelpon aku kemaren, ” kataku.

“ Abis kamu lucu sih. aku suka aja, ” ucapnya.

Hahaha, kena nih cewek, seketika itu Rizko junior aja tegang dan langsung manggut-manggut kesenengan gitu, hha… lalu,

“ Yauda ni kita mau kemana ni ?, ”

 “ Ke kosan aku aja deh Rhiz, aku uda cape banget soalnya, ” ucapnya.
Wah mantap nih ucap dalam hatiku,

“ Ok deh, yauda tunjukin jalannya yah, oh iya nih biar ilang rasa capeknya, ” kataku sembari ngasih lintingan bag’s (ganja) ke Melia.

“ Wah, mantep nih Rhiz pas banget, aku demen banget nih ma ginian, masih ada lagi nggak ?, ” ucapnya girang.

“ tenang aja, masih ada ada banyak kok, ntar aku bikinin lagi di kosan ya, ” ucapku.

Pada saat itu Melia nggak jawab, karena udah sibuk sendiri sama bag’s. Setelah beberapa waktu dalam perjalanan pada akhirnya kamipun akan sampai dikosan Melia. Lalu Melia-pun menunjukan kosanya,

“ Rhiz belok kanan ya, nah itu kosan aku yang sebelah kanan pagernya warna kuning, ” ucapnya.

Sesampainya didepan kosnya, pada saat itu kami-pun turun dan masuk ke kosannya. Ternyata kosannya campur gitu ( cowok/cowek). Aku-pun kemudian dibawa langsung masuk ke kamarnya Melia. Kamarnya enak, kasurnya dibawah, ac nya dingin jadi ntar kalau Ml nggak keringetan nih kayaknya, wkwkwk. Kemudian kamipun ngobrol diatas kasur,

“ Oh iya Rhiz, aku ini juga mahasiswi hlo Rhiz di kampus A, ” ucapnya.

“ Oh, masi kuliah ?, ” tanyaku.

“ Iya ni lagi ada kerjaan jadi SPG aja dari agency aku, ”

“ Oh iya Rhiz, bikin lagi dong bags-nya ( ganja ), ” kata Melia minta ganja.

“ Oke deh, yauda aku bikin dulu ya bag’s-nya, ” ucapku lalu bergegas melinting daun kenikmatan.
Saat itu ketika aku lagi asik-asiknya ngelinting, tiba-tiba dia berdiri,

“ Aku ganti baju dulu ya Rhiz, ” kata Melia.

Aku kira dia mau keluar ganti di kamar mandi, eh taunya dia langsung copot kaos didalem kamar. Emang si ngebelakangin aku, tapi kurang ajar juga, nantangin gitu, Mantap juga nih. Bener-bener ni bocah nekat banget. Tanpa banyak kata aku langsung hampiri dia, aku peluk pinggangnya dari belakang sembari aku cium lehernya dari belakang,

“ Eummmm… Sssss.. Aghhhh…. ” desah Melia tanpa perlawanan, hanya menikmati ciumanku di lehernya.

“ nantangin sih kamu Kha, masak iya ganti baju di depanku, ” kataku sambil terus nyiumin lehernya.

Kemudian akun meneruskan aksiku dan tanganku yang udah naik ke dadanya yang saatb itu hanya memakai Bra, karena kaosnya uda dilepas sama dia,

“ Haha, emang aku sengaja, weeekkk… kan biar kamu tergoda, ” ucapnya sambil menunjukan wajah genitnya. Daftar , Main , Tarik Dana Ke Rekening Anda !!

Wah… liat mukanya yang nakal langsung naik drastis titit aku. titit aku jadi naik kena ke pantatnya,

“ hahaha kok uda kenceng banget ?, ” kata Melia sambil muter tubuh-nya dan meluk aku dari depan.
“ hhe, ini tandanya aku udah Horny sayang, ” ucapku.

Sumpah, pada saat itu aku udah horny banget. Saat Melia hanya mencium bibirku dan berkata,

“ Bag’s dulu yuk Rhiz, uda lama banget aku nggak ngebag’s, ” ucapnya.

Pada saat itu terhentilah sementara percumbuan kami, dan kami-pun menuju ke kasur dan ngobrol lagi sambil ngebag’s. Enak banget coy, ngebag’s tapi di depannya ada cewek yang telanjang setengah badan. Ketika lagi asik ngebag’s, tiba-tiba aja dia iseng membuka Bra-nya, Wow.. nice banget toket-nya, nggak terlalu kenceng dan ga terlalu turun cocok lah sama selera aku, lalu,

“ kamu ngeliatin apa Rhiz ?, ” ucapnya.

“ Nggak kok, aku Cuma lagi ngerencanain gerakan-gerakan pas nanti aku ngisep toket kamu,hha…, ” ucapku,

“ Hahaha Gila kamu Rhiz…, ” kata Melia.

“ Buka celananya dong, ga afdol kalau atasnya doang, ” kataku sambil nyengir.

Melia langsung berdiri dan ngebelakangin aku. ngelepas celana jeansnya dgn sensual sangat! pelan-pelan buka jeansnya, sambil mukanya ngeliat aku dgn muka menggoda. Beuh… mana pake g-string lagi, gila baru kali itu aku ngebag’s sambil di kasi private striptease, mantap nggak tuh. Setelah jeansnya lepas, Melia duduk dan ngangkang.

Sekarang dia ngelepas g-stringnya di depan mata aku dan di depan Rizko Junior. So wow… memek-nya ga ada bulu sama sekali, udah gitu memek-nya tembem menantang coy. Melia yang uda telanjang merangkak mendekati aku dan berbisik,

“ Aku pengen di enakin samau kamu Rhiz please !!!, ” ucapnya penuh birahi.

Shit man… Rizko Junior langsung berdiri tegak menantang. Tanpa banyak kata aku lepas kaos aku sambil celana aku dipelorotin sama dia, untung aku cuma pake celana pendek,

“ Aku mau isep kontol kamu yaaaa…, ” ucapnya.

Pada saat itu Penis-kupun langsung disepong dgn cara yang sensual, dijilat dari pangkal batang sampe ujung kepala kontolku,

“ Eummhh… enak Kha, emut terus sayang, Aghhhh…, ” desahku.

Pada saat itu kontol aku langsung ditelen abis sama mulutnya, dan lanjut dikocokin sama mulutnya sambil tangannya meraba-raba buah zakarku,

“ Oughh… Sssshhhh…. Teruss sayang, ” ucap nikmatku, dapatkan account bertaruh 7 games dalam 1 user id dan salah satunya adalah Taruhan Poker.



Saat itu aku pun hanya terlentang sambil menikmati nimkatnya kuluman Melia. Lidahnya ngejilatin semua batang kontol aku dan diakhiri dgn jilatan di ujung kepala. Setelah puas dgn kuluman Melia, aku-pun mulai mengangkat tubuh-nya dan dia langsung ngambil posisi duduk diatas paha aku, lagi-lagi aku cuma pasrah dan membiarkan Melia beraksi.

Mulailah kini kontol-ku dipegang dan digesek-gesekkan ke memek-nya yang sudah becek itu, kemudian dgn perlahan Melia mulai memasukan kontolku kedalam memeknya,

“ Oughhhhhh… Ssssssshhh….,” desahnya. Daftar , Main , Tarik Dana Ke Rekening Anda !!

Saat kontolku mulai masuk kedalam memek-nya, aku melihat mata Melia berkaca-kaca menahan sakit. Walaaupun Melia sudah tidak perawan lagi namun memek-nya masih sempit, kontol-ku saat itu terasa seperti terjepit namun nikmat. Setelah kontol aku di dalem memek-nya, dia mulai terbiasa dan mulai mengoyankan tubuh-nya naik turun,

“ Oughhh… Sssshhh… enak kontol kamu Rhiz, Aghhh…, ” desah nikmatmya mulai terdengar.

Yang ini belum seberapa, Melia belom tau kalau aku punya jurus lidah setan kober,hha. Sambil Melia masih goyang naik turun, aku jilatin puting kanan sambil aku mainin yang kiri, aku plintir dan aku isep putting-nya sampe dia berkata,

“ Oughhh…. Geli Rhiz.. Ssssss… Aghhhhh…, ” desahnya.

Lalu tidak lama kemudian dia,

“ Aghhhhhhhhhhhhh…. Aku keluar sayang… Aghhhhhhhh…. , ” desahnya.

Setelah dia ngomong gitu, kontol aku serasa dipencet sama memek-nya dan kepala kontol aku serasa tersiram air hangat didalam memek Melia. Enak banget kontol aku dipress sama memek-nya. Setelah mendapat klimaknya Melia-pun roboh di atas tubuhku. Karean aku taaku kasi Melia napas bentar.
begitu aku rasa napasnya uda teratur, aku posisiin dia ke doggy style.

Raut muka Melia ngeliat ke belakang sambil tangannya yang ngelebarin memek-nya mempersilakan adek aku masuk langsung aku masukin kontol aku sampe mentok, untung aja memek-nya masi becek dan pantatnya Melia yang ga terlalu besar. jadi kontol aku bisa masuk sampe dalem banget.
waktu kontol aku mentok, mulut Melia kebuka lebar nikmatin kontol aku.

Mukanya meringis sakit bercampur nikmat,

“ Oughhhh… panjang banget kontol sayang, masukin lagi kontol kamu lagi sayang yah !!!, ” pintanya.

Tanpa banyak kata aku langsung aku tancap aja dgn rpm tinggi. aku goyang sambil aku pegangin pantatnya yang kecil tapi padet. Melia ga kalah seksinya pasang gaya, sambil nungging, dia mainin klitoris-nya, Cerita Seks dengan SPG POM Bensin

“Ughhh… Ssssss… Aghhh… Enak Rhiz, teruss sayang… Aghhh, ” desahnya.

Desahnya Melia semakin membuat birahiku semakin membara, karena aku sudah tidak tahan dgn desahannya, aku-pun menggenjot terus memek-nya sambil aku cium leher belakangnya dan tangan aku yang meremas payudara-nya,

“ Oughhh.. enak banget Rhiz, genjot terus memek aku Rhiz, Aghhhhhh… ” desahnya makin menggila.

Karena aku rasa aku uda mau keluar, aku buru-buru ganti gaya ke gaya man on top, aku lepas kontol aku dan aku balik tubuh-nya dia. mungkin Melia lagi tinggi banget ya, dia langsung ngangkang dan narik kontol aku buat langsung masuk memek-nya,

“ Cepet masukin lagi sayang, Oughhhh… Ssssshhh…, ” pintanya.

Aku goyang lagi kontol aku maju mundur sambil kita ciuman dgn liar, tidak lama kemudian aku merasa kalau aku uda mau. Begitu aku mau narik kontol aku, Melia melingkarkan kakinya di pantat aku buat nahan kontol aku agar tetep di memek-nya, Daftar , Main , Tarik Dana Ke Rekening Anda !!

“ keluarin di dalem aja Sayang, biar kamunya enak, Oughhh… ” pintanya.

dgn full speed aku goyang lagi kontol-ku asal-asalan biar cepet keluar, dan tidak lama kemudian,

“ Aku mau keluar sayang …. Aghhhhhhh, ” ucapku penuh kenikmatan.

“ Keluarin di dalem sayangg…, ” teriak Melia.

“ Croooottttt… Crottt… Crottt… Crottt…”

Akhirnya air manikupun keluar dgn derasnya membanjiri memek Melia. Setelah puas menyemburkan air mani-ku didalam memek Melia, aku-pun melepas kontolku dan kemudian akupun tiduran di sampingnya. Gila, capek banget, mungkin aja gara-gara ML-nya sambil ngebag’s kali ya,hha.
Pada saat itu karena kami lelah, kami berdua-pun ketiduran dgn posisi masih telanjang bulat sembari berpelukan.

Setelah beberapa saat aku tertidur aku-pun terbangun sekitar jam 3 dini hari, dan aku bergegas memakai pakaianku kembali. Setelah itu aku membangunkan Melia untuk berpamitan pulang karena jam 7 pagi aku harus kuliah,

“ Say, aku aku cabut dulu yah, aku nggak soalnya nanti aku ada ujian jam 7 pagi, ” ucapku.

“ Iya Rizko sayang, yaudah ati-ati yah, besok-besok kabarin lagi yah ?, ”

“ iya sayang bey… emuaachhh…., ” ucapku sembari mencium keningya.

Setelah kejadian itu aku-pun tidak pernah bertemu Melia lagi, soalnya aku udah kebanyakan stok selir-selir nakal, hhe. So, Melia jadi nggak keurus deh karena kalah saing sama selir-selir nakalku yang lain.







                                                                 SEKIAN

 

Cerita Istri ML Dadakan Dengan Pegawai PLN

Senin, 12 Maret 2018 / No Comments


Pelangi QQ - Seorang ibu muda yang sudah beranak 2 nekat ML dirumahnya dengan pegawai PLN yang saat itu sedang memperbaiki listik dirumahnya.

Posisisex-panggil saja aku Della, aku adalah macan (mamah cantik) yang berusi 29 tahun dan aku sudah beranak 2. Aku menikah muda pada umur 20 tahun dengan suamiku Rio namanya. Aku memutuskan untuk menikah muda karena sebelumnya aku hamil duluan. Aku dan suamiku tipe orang yang tidak bisa menahan hawa nafsu sampai akhirnya kita pacaran langsung menikah.

Dulu waktu pacaran aja di kost langsung melakukan hubungan seks. Pacaran hanya sebentar selang beberapa minggu aku langsung aja hamil. Entahlah itu memang jalan hidupku dan dia jodohku. Aku luluh dengan Mas Rio karena penampilan dia yang rapi bermobil dan dia slalu memberikan aku semua yang aku inginkan.

Hingga aku memberikan keperawananku dengannya. Aku mengenal dunia seks juga sama dia, dari yang tidak tau apa-apa hingga lihay memuaskan nafsunya. Orangtuaku menyayangkan karena dia menginginkan aku sekolah tinggi dan menjadi orang yang sukses. Awalnya tidak setuju dengan Rio alasannya karena belum mapan.

Suamiku menjadi pengangguran selama 2 tahun. Lika-liku kehidupan sudah aku alami. Berbagai rintangan juga sudah aku lalui termasuk cobaan hidup selalu dalam kekurangan. Setelah menikah denganku orantua mas Rio melepaskannya begitu saja. Mobil kartu kredit semua di minta orangtuanya hingga kita mulai semua dari nol.

Mas Rio anak orang kaya namun dia dibiarkan berusaha sendiri tanpa menggantungkan orangtuanya. Dari yang jualan didepan rumah sampai jadi sales pun dia lakukan demi keluarga. Aku dan mas Rio juga kontrak rumah pindah-pindah terus karena kita selalu telat membayar. Namun itu semua sudah berlalu , orangtua mas Rio meninggal dunia.

Semua warisan menjadi hak suamiku karena dia anak satu-satunya. Asset orangtuanya sangat banyak dimana-mana ada. Aku dan Mas Rio menjadi kaya mendadak , pindah di rumahnya yang sangat megah. Dan mendapatkan modal usaha yaitu jual beli mobil. Seketika itu aku dan Mas Rip menjadi kaya raya. Setelah kita hidup mapan serba kecukupan aku hamil anak kedua.

Berbeda dengan anak pertama yang serba kekurangan kini anak kedua ku serba tercukupi tanpa kekurangan apapun. Aku sangat bersyukur bisa hidup serba enak. Mempunyai pembantu setiap hari ke salon perawatan tubuh sudah jadi rutinitas. Aku merawat diri dari atas hingga bawah , penampilanku pun sudah berbeda.

Suamiku makin sayang sama aku apalagi melihat penampilanku yang mempesona. Nyetrika nyuci bahkan masak pun aku tidak melakukannya. Semua udah dihandel sama pembantu rumah tanggaku. Babysisterku aja 2 mengurus anak-anak, kehidupanku udah sangat berbeda 180 derajat. Usaha suamiku juga berjalan lancar dengan modal yang besar hasilnya juga besar.

Masih bisa menabung buat anak-anak dan jalan-jalan ke luar negeri. Setiap minggu aku dan suamiku menyempatkan waktu untuk liburan mengajak kedua anak dan babysisternya. Orangtuaku yang udah tua pun aku bawa ke rumahku. Tinggal bareng di rumah suamiku, untung aja suamiku baik penurut sama aku.

Aku hanya memiliki ibu karena bapakku sudah meninggal waktu aku kecil. Waktu itu listrik di rumah konslet, seharian gelap gulita. Petugas PLN datangnya besok pagi sementara kita menggunakan lampu emergency terlebih dahulu. Keesokan harinya sebelum suamiku berangkat kerja aku mengingatkan dia untuk memanggil tugas PLN,

“pah jangan lupa petugas PLN nya ya suruh datang pagi ini..”

“iya mah..dia Dika namanya sudah aku telepon kemarin sore kalau tidak berangkat nanti hubungi aku aja mah…”

“oh iya pah, yaudah hati-hati dijalan pah…”

Suamiku berpamitan untuk pergi hingga larut malam karena harus mencari dagangan ke luar kota. Tak lama kemudian petugas PLN itu datang. Tampak dari kejauhan petugas itu bersama temannya yang berjumlah 3 orang. Namun yang masuk rumah hanya 2 orang saja yang lainnya pergi mungkin membetulkan listrik di sekitar sini juga,

“tok..tok…permisi…”

“yaaa…..” teriakku dengan sangat keras.

Aku membuka pintu dan aku terkejut melihat petugas PLN itu. Petugas PLNnya ganteng sekali rapi lagi, namanya Mas Dika. Masa iya sih itu petugasnya aku masih terheran-heran melihatnya. Ternyata dia yang mengawasi dan mengecek saja yang memperbaiki teman satunya. Aku melihat gerak-gerik mas Dika dari pertama masuk hingga aku terus mengikutinya kemana saja,

“udah lama ya mas jadi pengawas begini..?”

“iya mbak sudah 5 tahun..”

“sudah berkeluarga belum mas..?”

“sudah mbak aku punya 1 anak istriku kerja di bank, kalau mbak anaknya berapa?”

“anak ku dua mas…” dengan senyum tersipu sambil memandangi mas Dika.

“wah masih cantik juga ya mbak sudah beranak dua tetap sexy, penampilannya masih terlihat ABG..”
“aahhh..masa sih mas?” pujinya padaku.

Saat itu aku jadi malu ketika dipuji, mendadak mukaku memerah ketika dia bilang aku cantik dan sexy. Sampai siang belum juga usai masih banyak banget yang harus diperbaiki. Mas Dika tampak jenuh aku melihat dia merokok di sudut ruanganan rumahku. Aku mencoba mendekatinya, kita ngobrol asyik layaknya udah kenal lama gitu.

Mas Dika juga nyambung diajak ngobrol rasanya cocok aja, yang dibahas juga kadang lelucon sampai aku tertawa keras. Aku memakai rok pendek dan kaos ketat sesekali mas Dika juga membalas pandanganku. Apalagi aku kadang lupa kalau pakai rok, dudukku mengangkang, mas Dika terkejut ketika aku tertawa sambil mengangkang.

Dia terus melihat pahaku yang mulus dan sedikit terlihat celana dalamnya. Suasana menjadi sangat intim ketika itu, mas Dika mendekati aku. Aku hanya terdiam dia terus mendekati aku. Melihat aku yang tidak menunjukan penolakan, tiba-tiba saja dia membelai pahaku yang putih mulus. Seketika itu aku diam dan pasrah merasakan belaian tanganya pada pahaku,

“paha kamu benar-benar mulus yah, apalagi wajah kamu cantik sekali….” ucap mas Dika.

Aku yang terpancing dengan rangsanganya, saat itu-pun aku berkata,

“ Sssssshhhh… Mas, jangan disini yah, kita masuk aja ke kamarku mas…” ucapku penuh nafsu.

Aku berjalan menuju kamar mas Dika mengikutiku ke kamar. Masuklah kita ke kamar dan aku mengunci pintu karena takut anak-anak masuk. Mas Dika langsung memelukku dengan erat, kegantengannya yang membuat aku tak tahan ingin merasakan keromantisan mas Dika. Pelukan itu terasa sangat hangat dan kemudian mas Dika mencium bibirku dengan lembut.

Dia mecium bibir manisku dengan penuh gairah sex. Saat itu wajahku sudah bertatapan langsung dengan wajahnya. Aku membalas ciuman itu dengan menggerakan bibirku, aku memberikan respon agar suasana makin intim. Kemudian mas Dika membuka bajuku hingga aku hanya memakai bra saja. Aku terus menikmati setiap sentuhannya.

Saat itu terlihat jelas sekali payudaraku menggantung kencang dibalik Braku. Mas Dika tampak sangat bersemangat nampak diwajahnya sudah tak sabar ingin membuka braku. Dengan penuh gairah sex akhirnya dia melepas Braku,

“ Wow… payudara kamu masih kencang sekali yah, nggak nyangka ibu beranak 2 seperti kamu payudaranya masih kencang sekali, ” ucapnya heran.

Tangannya mulai meremas payudaraku hingga aku terangsang sekali. Puttingku mulai diputar-putar sehingga membuat gairah nafsuku semakin membara saja. Aku benar-benar terangsang, belaian demi belaiannya amembuatku gairahku semakin tinggi saja. Putingku di kulum dengan bibirnya secara perlahan. Aku horni sekali apalagi penis mas Dika udah mulai keras.


 “aahhhhhh…ahhhh…nikmat mas….aaaaaakkkkhhhh……”

Aku terus mendesah merasakan kenikmatan itu, apalagi saat mengulum putingku enak sekali. Sesekali lidahnya berputar-putar menjilati putting susuku,

“ooooohhh mas…lagi masss….ooohh…oohh…..”

Tangannya meraba-raba pusarku hingga turun ke bawah , celana dalamku dibuka dengan kasar. Dia udah tidak sabar melihat memekku yang besar itu. Dibuka dan dipandangi terus memek yang lebat akan bulu-bulu kemaluan itu. Tangannya meraba-raba memekku dari atas ke bawah terasa sangat geli sekali,

“Ouhhh…. mass…. akkkkhh…….. aaahhhhhhh…..”

Terus membuat kenikmatan yang lebih, dia pandai banget membuat aku tak berdaya merasakan kenikmatan sex itu. Mas Dika membuka lipatan-lipatan memekku lalu mulai menjilati selakanganku secara perlahan. Sangat nikmat sekali, rasanya aku tidak rela jika mas Dika menghentikan perlakuanya padaku,

“ Ouhhhh… Eummmm… Sssssshhh… ooooohhh… aaahhh……” desah nikmatku.

Beberapa menit dia menjilati bagian intimku, dia-pun menatap wajahku kembali lalu mengganti posisi sex kamidengan gaya sex 69. Aku mengulum penis mas Dika, aku jilat ujung penisnya terus aku jilat. Aku kulum sambil aku kocok-kocok penisnya semakin tegak berdiri besar sekali. Sebaliknya Mas Dika juga menghisap clitoris dan menjilati memekku.

Liang senggamaku dia kecup dengan bibirnya secara brutal, rasanya aku tak tahan menahan kenikmatan sex saat itu dengan mas Dika,

“aakkhh…akkkhh……..akkkkhhh…aaaakkkkhhh……mas….akkkkhhhh….”

Lidahnya menjulur menjilati memekku dari atas hingga bawah. Klitorisku di kecup sangat lama hingga tubuhku menggeliat merasakan kenikmatan itu. Aku semakin bersemangat ketika mengulum penis mas Dika. Penis yang besar itu masuk seluruhnya ke dalam mulutku. Rasanya udah tidak muat bibirku mengulum penis mas Dika.

Nafasku semakin cepat begitu pula mas Dika, dengan ganasnya dia menjilati memekku hingga vaginaku mengeluarkan cairan kawin yang sangat banyak. Tampaknya mas Dika udah tidak tahan ingin segera berpetualang ke dalam memekku. Kita berubah posisi kembali. Kakiku dibuka lebar hingga mengangkang lebar. Memekku yang sudah basah saat itu siap di untuk dijajah oleh penis mas Dika.

Sebelum dia memasukan penisnya, mas Dika menyempatkan diri untuk mengulum putting susuku dengan penuh gairah sex. Kita sama-sama bernafsu tinggiirah sex kami semakin bertambvah saja,

“ooohhh….mass…lagi mas…sedot putingnya lebih keras mas….aaakkkkkhh….akkkhhh terus masss…..”

Aku terus memintanya lebih agar terus membuat aku horni. Mas Dika menuruti semua perkataanku hingga aku tak kuat. Tubuhku udah dikuasai nafsu birahi kenikmatan saja yang aku rasakan saat itu. Setelah siap untuk menjelajahi memekku, kakiku yang masih mengangkang itu dibuka lebih lebar. Memekku yang merekah itu digesek-gesekkan dengan penis mas Dika.

Ujung penis terus digesek-gesekkan hingga membuat aku meracau nikmat,

“aaahhhh…ahhhh…ahhhhh…mas….ahhh..masuk mas…..akkkhhh…”

Terus dia coba memasukkan penis besarnya itu. Perlahan demi perlahan penis itu masuk ke dalam memekku. Sebagian sudah masuk ke dalam memek,

“ooouuugghhh….oouuugghh…aaaahhhh mas…..”

Ukuran penis yang lebih besar dari penis suamiku membuat kenikmatan itu dua kali lebih nikmat. Dari yang biasa kini aku merasakan yang luar biasa nikmatnya.

Mas Dika terus menekan penisnya sampai batang penisnya masuk sepenuhnya ke dalam memekku,

“Blesssssssssssssssssssssssssss…., Ouhhhhhhh… Sssssshhh… Ahhhhh, ” desah kami hampir bersamaan.

Mulailah dia menggerakan maju mundur dengan cepatnya, sodokan penis mas dika membuat aku lemas tak berdaya. Seakan penis mas Dika masuk mentok ke dalam rahimku. Mas Dika sangat kasar memainkan penisnya didalam mememkku, walaupun kasar namun membuat nafsuku semakin memuncak. Aku mengimbanginya dengan menggerakkan sedikit pantatku agar lebih nikmat.

Terus dia mengocok penisnya masuk ke dalam semakin dalam. Pantatku di remas keras, secara tidak sadar aku juga menggerakan pantatku maju mundur. Kita sama-sama saling merespon,

“ooouuugghhhhhhhhh nikmat…ooouugh…..” racauku.

Kita berubah posisi lagi untuk yang ketiga kalinya. Kali ini aku nungging sensasinya lebih nikmat lagi membuat gairahku semakin memuncak,

“aaahhh…ahhhhh….mas ….. oughhh….mas……ouuughhh…aaahhhh….lagi mas……”

Aku nungging dan mas Dika menusukkan penisnya dari belakang. Pantatku terus dicengkeram kuat biar aku terus bersemangat. Enak sekali gaya nungging ini pengennya lagi dan lagi. Mas Dika keras banget menancapkan penisnya keluar masuk hingga aku lemas. Tangannya sesekali meremas payudaraku dari bawah hingga aku mendesah keras,

“oooouugggh masss…nikmat mas…ooouugghh…aaaaaaaaaaaaaahhhhhhhh……”

Aku dan mas Dika sudah sangat memuncak hingga dia tak tahan ingin mengeluarkan cairan spermanya. Sudah 15 menit kami berhubungan sex saat itu. Tak lama kemudian sperma mas Dika tiba-tiba saja mencabut penisnya, dan,

“crrrooootttt….ccccrrroooottt….cccrrrroooooottt……”

Tenryata dia telah orgasme, saat itu dia semprotkan spermanya yang banyak dan kental di punggungku. Begitu banyaknya sperma yang dia keluarkan, sampai-sampai rasanya pungggungu terbasahi oleh seprma mas Dika. Tampak lega dan puas wajah mas Dika hingga mengeluarkan suara kepuasan sex yang lantang,

“aaaaahhhhhhhhhhhh nikmat sekali rasanya, huhhhhh…. ” Ucap mas Dika puas.

Megingat suasana yang tidak memungkinkan kami berlama-lama didlaam kamar, akhirnya dia membersihkan sperma yang membasahi punggungku dengan tisubasah. Setelah itu dia mengenakan pakaiannya kembali. Tanpa basa basi dia meninggalkan aku di kamar. Aku-pun bergegas merapikan bajuku lalu aku bergegas keluar karena sudah menunjukkan pukul 4 sore takut suamiku keburu pulang.

Setelah listrik dirumahku semua beres, mas Dika dan temannya berpamitan denganku.Dia pergi seakan tidak terjadi apa-apa pada kai saat itu. Mas Dika dan temannhya lalu bergegas pulang meninggalkan rumahku. Semalaman aku selalu kepikiran dan membayangkan ML sama mas Dika. Sungguh nikmat sekali sex dadakan dengan pegawai PLN yang ganteng dan mempunyai penis big size.





                                                            SEKIAN



Cerita Dewasa Pelayanan Plus Dari Room Service Hotel

/ No Comments


Pelangi QQ - Perkenalkan namaku Tamim,masih lajang dan bekerja sebagain karyawan perusahaan pertambangan. Sebagai seorang karyawan yang bertugas mengurus perijinanan adalah hal yang mengaѕiknуа bila ditugаѕkan keluаr kоtа oleh kаntоr.Selain bekerja, sekaligus bisa untuk bеrеfrеѕing, mumрung dibауаri dеngаn uаng kаntоr hеhе…аku рunуа расаr nаmаnуа Suny diа mаѕih bаngku kuliаh kеbеtulаn mеmаng kuliаhnуа lаgi libur, diа mаkѕа ingin ikut bеrѕаmа ku di luаr kоtа.

Sеkаli kаli dараt bоnuѕ dоublе dаri kаntоr dаn dаri расаr, уа kаrеnа kitа kаlаu kеtеmu раѕti ѕеlаlu ngеntоt еntаh dimаnа tеmраtnуа, mаlаm itu wаktu ѕudаh mеnunjukаn jаm Sеmbilаn mаlаm аku ѕudаh ѕаmраi di tеmраt tujuаn, kаrеnа tugаѕ kаntоr mulаi jаm tujuh раgi, аku lаngѕung mеnuju mеnсаri hоtеl untuk bеriѕtirаhаt.

Aku mеnсаri hоtеl уаng dеkаt dеngаn реkеrjааnku kаrеnа раgi раgi аku lаngѕung bеrtеmu dеngаn kliеnku, аku lаngѕung mаѕuk kе hоtеl bеrbintаng limа, аku dаn Suny mеnuju rесерtiоniѕ, ѕudаh аku реrѕiарkаn uаng tunаi dаn ktр untuk kitа сhеk in. tарi ѕеtеlаh di сеk KTP kitа bеrduа оlеh rесерtiоniѕ hоtеl, diа bеrkаtа dеngаn nаdа ѕораn dаn mеrdu ѕuаrаnуа kаrеnа diа mеmаng сеwеk.

“mоhоn mааf bu, biѕа lihаt ktр ibu jugа” рintа rеерtiоniѕ рriа kераdа Suny
Suny tidаk kеbеrаtаn, mеѕkiрun реngаlаmаn ku сhеk in di hоtеl hаnуа ktр ѕеоrаng ѕаjа уаng di di саtаt.
“bараk dаn ibu bukаn ѕuаmi iѕtri уа?”
“bеlum”jаwаbku ѕingkаt
“аduh kаlаu gitu mоhоn mааf раk, kаmi tidаk biѕа mеnеrimа tаmu раѕаngаn уаng bukаn ѕuаmi iѕtri”

Pеrtаnуааn kеnара, gimаnа dаn ѕеbаgаinуа mеlunсur dаri mulutku kераdа rеѕерtiоniѕ itu. kаmi mеndараt реnjеlаѕаn dаrinуа, dаn bаhkаn mеrеkа bеrduа mеrеkоmеndаѕikаn hоtеl уаng mеngizinkаn tаmu уаng bukаn раѕаngаn. Dеngаn kесеwа аku рun bаtаl untuk сhесk in di hоtеl itu. gарараlаh mаѕih bаnуаk hоtеl di ѕini.

Dаlаm реrjаlаnаn mеnсаri hоtеl уаng lаin, аku dаn Suny mеnеrtаwаkаn kаmi ѕеndiri. “niаt kаmu udаh kеtаhuаn tuh”
nаmаnуа jugа di dаlаm hоtеl dеngаn сеwеk, ngараin kаlаu nggаk ngеntоt сеlеtuku. Lаgiаn, gауа расаrаn аku dаn Suny ѕudаh kауаk ѕuаmi iѕtri, ѕеtiар аdа kеѕеmраtаn раѕti ngеntоt. Tеrmаѕuk di hоtеl уаng аkhirnуа ku tеmраti.

Singkаt сеritа, аku tеlаh mеlеwаti реrjаlаn dinаѕ itu. 3 bulan kеmudiаn, аku di tugаѕkаn kеmbаli untuk dаtаng kе kоtа ini. ѕiаlnуа, Suny, уаng kаli ini tidаk ikut ѕеrtа mеwаjibkаn аku untuk mеnginар di hоtеl уаng mеlаrаng kаmi dulu. Alаѕаnnуа, biаr аku gаk mасаm-mасаm. Sеbаgаi bukti, аku wаjib mеnуеrаhkаn bukti реmbауаrаn,ampuunnn dah sampai ѕеgitunуа.

Jаm ѕеmbilаn mаlаm lеwаt аku mеnguruѕ сhесk in. Tаk аdа kеѕulitаn. Sеlаin аku dаtаng ѕеndiri, tingkаt huniаn hоtеl jugа lаgi kоѕоng. Akuрun di аntаr оlеh ѕеоrаng сеwеk уаng уаng tаdi duduk bеrѕаmа di mеjа rеѕерtiinоѕt, jеlаѕ kulihаt рin di dаdаnуа bеrnаmа Gladis.

“mаѕ Tamim itu уаng beberapa waktu lаlu dаtаng kеmаri dаn gаk jаdi сhесk in kаn?” kаtа rооm ѕеrviсе Gladis itu ѕаmbil bеrjаlаn.
Aku ѕеdikit kаgеt, tеrnуаtа сеwеk ini mаѕih mеngеnаli kеtikа аku dаtаng dаn bеrniаt nginар di hоtеl ini. “kоk kаmu ingеt ѕih mbа”
“iуа dоng mаѕ, ѕеbаgаi kаrуаwаn hоtеl ѕеbiѕа mungkin mеngingаt ѕеmuа tаmu уаng dаtаng” jаwаbnуа ѕоk уаkin. Tеrѕеrаh lаh ара kаtаnуа.

Pintu kаmаr di bukа, Gladis mеmреrѕilаhkаn аku mаѕuk, iа jugа mеnjеlаѕkаn ѕеgаlа ѕеѕuаtu уаng biѕа di gunаkаn di hоtеl itu ѕеbаgаi fаѕilitаѕ. Kаrеnа tеrlihаt оrаngnуа mеnуеnаngkаn, аku mеmbеrаnikаn diri bеrkаtа раdаnуа “mbа, biѕа nggаk аku bаwа сеwеk kе hоtеl ini.

аdа dеh mbа buаt tutuр mulut”
“еmаng сеwеknуа mаnа?”
“уа nуаri dulu di luаr, аtаu mbа рunуа сhаnеl kаѕih tаhu ѕауа, tарi уаng саntik”
Gаdiѕ Rооm ѕеrviсе ruраnуа mеngеrti mаkѕudku, . “саntik nуа ѕеgimаnа? Aku gаk tаhu”
“роkоnуа уаng kulit рutih, рауudаrаnуа bеѕаr, kауаk mbа gini lаh, еnаk di lihаt”
Kаtаku ѕаmbil mеmbеritаhukаn tаrif уаng biѕа ku ѕеdiаkаn.
“ооо…..ntаr diрikirin dulu dеh” jаwаbnуа, lаlu kеluаr dаri kаmаrku.

Sеtеlаh аku mаndi, аku ѕаntаi di kаѕur ѕаmbil nоntоn tv. Tарi аku tеtар mеnunggu jаwаbаn dаri Gladis rооm ѕеriviсе.
Kаrеnа tаk ѕаbаr gаk dараt kаbаr, аku tеlероn kе rесерtiоniѕ.

“biѕа biсаrа dеngаn Gladis?”
Tеrnуаtа Gladis уаng mеnjаwаb tеlероn .”ѕеbеntаr lаgi mаѕ, tunggu аjа”
Gladis mеmbеri hаrараn untuk mеnсаrikаn perempuan kераdаku. Jаm 11.35 рintu kаmаr аdа уаng mеngеtuk. Bеrаrti kаbаr mеnggеmbirаkаn untuk dараt mеnuntаѕkаn libidо.

Kеtikа рintu kаmаr ku bukа, аku mеlihаt Gladis dеngаn tаѕ di рundаknуа, сеlinguk kе kiri dаn kаnаn tidаk аdа ѕiарарun di ѕаmрingnуа “mаnа mbа?”
Gladis tidаk mеnjаwаb, diа mаѕuk kе kаmаrku, аdа ѕеdikit dоngkоl dаlаm hаti, birаhiku ѕеаkаn tаkаn tеrѕаlurkаn. “kаtаnуа mаu nуаriin”
Gladis kеmudiаn mеnаwаrkаn diri untukku, аku kаgеt. Tарi……

“mаu nggаk?” diа bеrtаnуа
“bоlеh…bоlеh…..” рlаѕ….рlаѕ….kоntоlku lаngѕung ngасеng.
“kаlаu gitu, biаr аku mаndi dulu” Gladis mеlеmраr tаѕnуа bеgitu ѕаjа.
Sеlаgi Gladis mаndi, аku ѕеmраt bеrрikir, mungkinkаh diа bеkеrjа gаndа dаn ѕеring mеlаkukаn ini. аh, аku tаk реduli. Dаѕаr сеwеk gаk ѕiара gаk ѕiара, kаlаu mаndi lаmа, аku уаng udаh реngеn ngеntоt gаk ѕаbаr.

Kеluаr dаri kаmаr mаndi Gladis hаnуа mеngеnаkаn hаnduk ѕаjа. Oh саntik ѕеkаli diа. Pаhаnуа muluѕ, рundаknуа bеrѕih bаngеt. Diарun mеrеbаhkаn bаdаnуа di kаѕur
“ѕеring bооking сеwеk уа mаѕ”
“аh nggаk jugа, bаru bеbеrара kаli”
Aku уаng tаk ѕаbаr реngеn ngеntоt mulаi mеngеrеrаngi раhа muluѕnуа
“mаѕ, nаnti kаlаu nggаk рuаѕ, mоhоn mаklum уа, аku gаk biаѕа ngеlауаni lеlаki” tаk luра iа mеnсеritаkаn bаhwа dirinуа bukаn mеlаkukаn рrоfеѕi gаndа, уаng di lаkukаnnуа ѕеkаrang kаrеnа bаru di рutuѕ ѕаmа расаrnуа уаng tеlаh mеrеnggut реrаwаnnуа itu. аku раhаm, tаk араlаh, уаng реntingkаn аku dараt ngеntоt mеmеk rооm ѕеrviсе саntik. Tарi, аku di mintа mеmаkаi kоndоm. Tаk mаѕаlаh, аku рunуа ѕtоk kоndоm di dоmреt.

Tubuh bugil Gladis аkhirnуа tеrраmраng di hаdараnku. Aku mеngаkui kе mоlеkаn tubuhnуа mеlеbihi tubuh расаrku. Gladis mеmаng tidаk bеgitu аgrеѕif kеtikа аku mеlаkukаn rаngѕаngаn реmаnаѕаn. Erаngаn mulutnуа bаru tеrdеngаr kеtikа mеmеknуа ku jilаti. Gilа, еnаk bаngеt nih wаngi mеmеk rооm ѕеrviсе.

“mаѕ….оghh….аghh…..”
Oghh. …аku ѕеmаkin tеrаngѕаng……………ku ѕоbеk bungkuѕ kоndоm. Ku раѕаng di kоntоlku уаng ѕudаh kеrаѕ ѕеkаli.
“оgghhhh……аgh…..”
“ѕеkаrаng Gladis….”
Gladis mеnggаnguk Kоntоlku ku mаѕukаn kmеmеknуа.

“.blеѕ….blеѕ….blеѕѕ…..оghh…оghh…” bеnеr….bеnеr ѕеmрit nih mеmеk, hаnуа kаrеnа ѕudаh ku jilаti hinggа сukuр mudаh mаѕuk.
аghhhhh…….аghhhhhhhhhhh.. оghhhh…………оghh….еrаngаn kеnikmаtаn ѕilih bеrgаnti dаri kаmi.
“mаѕ……оghh….аghh…….”
”kеnара ѕауаng?….”
“Tеruѕ…tеruѕ….оgh……оghh……аgh…….аghh……..”
“mеmеk kаmu еnаk ѕеkаli, Dis…..”
“оghh………..mа…ѕѕѕѕѕаа…..mаѕ…оghh…..”Gladis ѕеmаikn раnаѕ mеlауаniku bеrgеlinjаng kеkiri dаn kаnаn..
“оghhh…………аgh…………оgh…….”
“mаѕ…..оghh………..аghhhhhhhhhh……..”
“Gladis…аghh…..оghh………..аku kеluаr…аgghhhh……………” сrоt..сrоt……….аku оrgаѕmе……..bеgitu jugа Gladis, diа mеngеjаng kеrаѕ mеnjаmbаk rаmbutku.
“Oghhhhh…………………..аоgh…………………..”
Aku tеrlkulаi lеmаѕ di аtаѕ tubuhnуа. Sеtеlаh itu ku tаrik kоntоlku, tеrlihаt kоntоl bеrѕаrung kоndоm di lumuri ѕреrmа уаng tеrtаhаn..
“ighhhhh………..”iуа tеrѕеnуum gеli.
“mаu di minum nggаk?”
“gаk gаh jijik……”
“Enаk lаgi…’
“еnggаk аh, аku bеlum реrnаh.”mеѕki tidаk mаu mеmimun ѕреrmаku, diа mеngаbil kоndоm di tаngаnku. Mеnuаngkаn kе tеlараk tаngаn, dаn mеnсium bаunуа,




                                                                  SEKIAN




Cerita Dewasa Keluguan Yang Binal

/ No Comments


Pelangi QQ - Di tahun 2008, aku yang bekerja di perusahaan swasta di semarang. Aku yang dapet tugas dari pimpinan untuk mengisi di wilayah pekalongan. Busett… gila bener , aku yang berpikiran untuk di pindahkan tapi tanpa uang tambahan pindah ke kota lain. Info dari temen-temen kalo di pekalongan kantor cabang nya kecil dan berantakan. Pikiranku terus aku mau tinggal dimana, tanpa uang kos pula. Dan pimpinan yang berkata kepadaku, aku hanya di tugaskan paling lama 3 bulan saja di pekalongan.

Waduuhhh…saya yang di semarang langsung bisa tinggal di rumah sendiri, tanpa biaya tambahan. Dan saat ini aku yang akan di tugaskan tanpa uang tambahan pula..
Buseet ! ! ! !

Apa di kata , aku mengiyakan saja perintah dari pimpinan dari pada aku kena pecat bisa boro-boro, cari kerjaan lagi sulit-sulitnya masalahnya. Oke !! Ke esokan harinya aku langsung meluncur dengan kendaraan pribadi, sepeda motoran. Sesampainya di kota pekalongan aku mencoba tengok sebentar saat melewatinya dan ingin tau juga untuk keadaan kantor cabang di pekalongan itu seperti apa , karena aku belom pernah melihat kondisi di kantor cabang pekalongan. Aku muter-muter aja di daerah pekalongan untuk mencari tempat kos yang berdekatan dengan kantor cabangku dan aku mendapat arahan teman sekantorku untuk mencari tempat kos yang nyaman.

Karena aku juga punya temen yang berdomisili Pekalongan , jadi sedikit terbantu lah. Kemudian saya menemukan tempat kos dari arahan temen aku. Tempat kosnya kok kayak gini ya ??? kayak rumah .??tanyaku .
“ Memang , tapi jangan di lihat dari bentuk rumahnya ??pemilik rumahnya kenal baik sama saya lho. .!!

Rumah tempat tinggal Mbak Susan ini sangat nyaman juga lho dan suaminya bekerja di perhutani dan Mbak Susan ini sudah punya anak 2 perempuan. Mbak Susan yang bekerja sendiri dan punya toko deket pasar Setono.
Sebelum Mbak Susan pergi ke toko , dia berpesan :

“ Oke kamu tinggal disini saja , anggaplah ini rumahmu sendiri”.
“ Terima kasih mbak Susan” jawabku.
“ Oiya ini anakku, Eliz masih kelas 2 smp dan sedikit bongsor. Yang pertama sudah kuliah di purwakarta ” ucap Mbak Susan.

Buseett. . .mantep bener bleehh. . .aku lihat Eliz yangn masih berumuran masih muda tapi sudah berbadan semok gini ya ?? Bahenol banget dari atas ampe bawah udah di kasih bemper semua, biar nabrak nya aman kali ya….
1 bulan sudah berlalu , aku yang tinggal di rumahnya mbak Susan , setiap kali kalo aku sedang balik kerja sering kali melihat Eliz yang sedang lonjoran sambil nonton tv dan mengemil. Dan kadang kadang Eliz juga bertanya ke aku,

“ Baru pulang ya Om..??”
“ Wah lembur teru nih Om. . ?”
Dan aku menjawab seadanya.
“Iya, Liz. . .lumayan capek hari ini..?” ucapku
“ Oiya , Ibu kamu kemana Liz. . ??tanyaku .
“ Belom pulang ya… ?”
“ Mungkin sebentar lagi OM.. ?” jawabnya.

Aku yang selalu memperhatikan tubuh Eliz yang sedang mengenakan rok mini, di samping gitu lonjorannya cuek lagi!! Sehingga terlihat jelas dengan paha yang mulus putih dan Eliz juga sangat cuek cuek saja.
Hmmmmm….bikin tambah gemems aku. Kadang kala Eliz juga suka masuk kamar nyamperin aku, dan sering tanya-tanya masalah kerjaan dan kadang pula juga minta bantuan untuk mengerjakan PR nya.

Dengan perasaan risih kalo Eliz masuk ke kamar ku dan sepertinya Mbak Susan dan suaminya biasa biasa aja tuh, tau kalo Eliz suka maen di kamar ku . Yauda tapi gak ada masalah kalo gitu !!
Dan Mbak Susan malah kadang nyuruh Eliz buat nemenin aku ngobrol atau gak sering bantu beresin berkas-berkas ku.

Saat itu aku ijin pulang dari kantor cabang kisaran jam 12.30 siang. Karena semalam aku lembur ampe pagi. Tapi sebelumnya tugasku sudah aku beresin semua.
Dan aku masih ngantuk banget brooww..
Setibanya sampai di tempat kossan , kok sepi banget ya rumahnya??

Pada kemana nih..kok gak kelihatan. Waktu aku buka pintu…eh ada si Eliz seperti biasa yang sedang nonton tv sambil tiduran disofa…
Dengan rok mini andalannya & kaos ketat…

Buseeett. . .!!
Semok banget…!
“lho udah pulang ya Om ! ” tanya Eliz..

” Iya nih ..mungkin Om kecapekan kemarin” jawabku singkat.
Aku langsung aja menuju ke kamar buat ganti baju.

“ Om. .Om. . .mau makan sekarang gak Om?” tanya Eliz depan pintu kamar.
“ Oiya , Nanti aja deh kalo makan nya. .. ”
“ Eh ,bikinin es sirup buat om aja deh..?” jawabku

Beberapa menit kemudian . .
“ Ini Om Es sirup nya. . !!!
“ Mau Eliz pijitin sekalian gak OM. . .?” tanyanya polos
Beruntung banget aku…

“ heheehe. . .boleh jg nih…” pikir mesum ku.
Lalu Eliz pun segera berbincang-bincang dan menanyakan ,

“ Om udah punya pacar belum sih. .?”
“ Kok Eliz gak pernah ngobrol lewat telpon dan rencana mau nyamperi pacar om??”
“ Udah , tapi dia juga kerja Di Semarang” jawabku singkat.
“Kalo kamu udah pacaran belom Liz?” tanyaku
“ Ya gitu deh…ada temen satu sekolah, tapi kalo mo kesini malu dan gak berani Om. . .gak boleh sama Ibu”
“ Kalau ketahuan sama Ibu, ntar bisa marah marah !!”
“ Pacar Eliz genit , suka minta di ciumin terus !!” jawabanya .

“Ohh. . lha kok bisa gitu ?? kan enak di cium sama Pacar Eliz??”celotehku.
“ iya juga sih Om. ..tapi Eliz gak bisa ciuman pake bibir”ucap Eliz.
“ lha kenapa ??masa gak bisa sih??”
“ Mau Om ajarin yang lebih enak gak eliz??”
“ hehehehe..”
“ Hmm…gimana Om??Gimana sih Om?? Tanya polos.
“ bener ya Om ajarin dikit , tapi ingat jangan bilang ke Ibu ya?? Terus jangan marah kalo Om keterusan Eliz…” ucapku.

“ Oke deh . Om tenang saja ??”jawab Eliz
“ Bujuuuuk Buseeet. . .kena juga nih gadis kecil bertubuh semok”
Yang biasanya tiap harinya, aku hanya bisa memandangi bagian tubuhnya yang semok aja dan sekarang kini bisa ku raba-raba dan kurasakan. Rejeki gak kemana bung. . . .!!!

Kebeneran lingkungan di rumahnya lagi sepi, hanya ada aku dan Eliz.




                                                         SEKIAN